DAYA TERIMA KERUPUK DUREBON DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr) DAN TEPUNG UDANG REBON (Acetes) SEBAGAI CAMILAN SEHAT

Tumangger, Cecilia Fransiska (2026) DAYA TERIMA KERUPUK DUREBON DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr) DAN TEPUNG UDANG REBON (Acetes) SEBAGAI CAMILAN SEHAT. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (481kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (124kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II.pdf - Published Version

Download (146kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III.pdf - Published Version

Download (85kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (822kB)

Abstract

Kerupuk merupakan salah satu makanan ringan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, namun umumnya memiliki kandungan protein dan zat gizi yang relatif rendah. Pemanfaatan bahan pangan lokal, seperti tepung biji durian dan tepung udang rebon, dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai gizi kerupuk sehingga dapat dikembangkan sebagai camilan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima kerupuk durebon dengan variasi penambahan tepung biji durian (Durio Zibethinus Murr) dan tepung udang rebon (Acetes) sebagai camilan sehat.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan dan 2 kali pengulangan. Perlakuan A menggunakan tepung biji durian 87,5 g dan tepung udang rebon 37,5 g, perlakuan B menggunakan tepung biji durian 75 g dan tepung udang rebon 50 g, sedangkan perlakuan C meggunakan tepung biji durian 62,5 g dan tepung udang rebon 62,5 g. Uji organoleptik dilakukan terhadap 50 panelis agak terlatih menggunakan skala hedonik berdasarkan parameter warna, tekstur, aroma, dan rasa. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) dan dilanjutkan dengan uji Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A memperoleh nilai tertinggi pada parameter warna sebesar 4,41 ± 0,5 sedangkan perlakuan B memperoleh nilai tertinggi pada parameter tekstur sebesar 4,53 ± 0,4 aroma sebesar 4,39 ± 0,5 dan rasa sebesar 4,53 ± 0,4 dengan kategori sangat suka. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap warna, tekstur, aroma, dan rasa kerupuk durebon (p = 0,0001; p < 0,05).
Disimpulkan bahwa perlakuan B merupakan formulasi yang paling diterima panelis berdasarkan parameter organoleptik, yaitu tekstur, aroma, dan rasa, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai camilan sehat berbahan pangan lokal.

Kata kunci: Daya Terima, Biji Durian, Udang Rebon, Kerupuk Durebon, Camilan sehat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 21 Sep 2026 05:16
Last Modified: 21 Sep 2026 05:16
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7924

Actions (login required)

View Item
View Item