NOVITARIA BR, SEMBIRING (2016) UJI EFEK PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus musculus) DENGAN PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BAWANG PUTIH (Allium Sativum Linn) DAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
046 KTI NOVITRIA BR SEMBIRING FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (709kB)
046 KTI NOVITRIA BR SEMBIRING FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (411kB)
046 KTI NOVITRIA BR SEMBIRING FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (856kB)
046 KTI NOVITRIA BR SEMBIRING FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (655kB)
046 KTI NOVITRIA BR SEMBIRING FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (427kB)
046 KTI NOVITRIA BR SEMBIRING FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
046 KTI NOVITRIA BR SEMBIRING FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Kadar glukosa darah normal pada tubuh penting bagi kinerja dan kesehatan tubuh. Tingginya kadar glukosa darah dapat menyebabkan seseorang menderita diabetes. Bawang putih dan rimpang kunyit merupakan obat tradisional yang memiliki aktivitas menurunkan kadar glukosa darah.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk menguji apakah pemberian kombinasi ekstrak etanol bawang putih dan rimpang kunyit dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit yang diinduksi glukosa. Sebanyak 32 mencit jantan yang dibagi menjadi 8 kelompok, yaitu kelompok aquadest, suspensi cmc, glibenklamid, Ekstrak Etanol Bawang Putih (EEBP) 0,019 g/kgBB, Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (EERK) 0,029 g/kgBB, kombinasi EEBP 0,019 g/kgBB dan EERK 0,029 g/kgBB kombinasi EEBP 0,038 g/kgBB dan EERK 0,029 g/kgBB, kombinasi EEBP 0,019 g/kgBB dan EERK 0,058 g/kgBB.
Pengukuran glukosa darah dilakukan pada menit ke 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105, 120 selama 2 jam dengan menggunakan glukometer. Data yang diperoleh dianalisis secara statistic dengan uji One Way Anova menggunakan SPSS 21.0.
Hasil uji statistic kadar glukosa darah antara kelompok glibenklamid dan perlakuan kombinasi EEBP dan EERK menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p>0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi EEBP dan EERK memiliki aktivitas penurunan kadar glukosa darah mencit yang diinduksi glukosa dengan dosis efektif sebesar 0,019 g/kgBB dan 0,058 g/kgBB.
Kata kunci : EEBP, EERK, Uji One Way Anova
Daftar Bacaan : 23 (1979-2015)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 05:21 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 05:21 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7925 |
