Ahmad, Amar (2026) Penerapan Relaksasi Otot Progresif Pada Anggota Keluarga Yang Menderita Dm Tipe 2 Untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Tuntungan Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER.pdf - Published Version
Download (381kB)
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (333kB)
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (711kB)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (314kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (569kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (191kB)
7. DAFTAR PUSTAKA - TURNITIN.pdf - Published Version
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit metabolik
kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan sekresi
insulin dan resistensi insulin. Pengendalian kadar gula darah tidak hanya dilakukan
melalui terapi farmakologis, tetapi dapat juga diberikan dengan terapi
nonfarmakologis seperti relaksasi otot progresif. Teknik ini membantu menurunkan
stres, meningkatkan relaksasi, serta mendukung stabilisasi kadar glukosa dalam
darah pada penderita DM Tipe 2.
Tujuan: Menggambarkan penerapan relaksasi otot progresif pada anggota keluarga
yang menderita DM Tipe 2 untuk mengontrol kadar gula darah di wilayah kerja
Puskesmas Medan Tuntungan Tahun 2026.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif terhadap dua
responden penderita DM Tipe 2. Intervensi relaksasi otot progresif dilakukan
selama 20 menit setiap hari selama tujuh hari berturut-turut. Pengukuran kadar gula
darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan glukometer, serta
didukung dengan hasil observasi dan wawancara.
Hasil: Hasil studi menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah pada kedua
responden. Responden pertama mengalami penurunan kadar gula darah dari 321
mg/dL menjadi 212 mg/dL, sedangkan responden kedua mengalami penurunan
dari 235 mg/dL menjadi 185 mg/dL setelah tujuh hari intervensi. Selain itu, kedua
responden melaporkan merasa lebih rileks, kecemasan berkurang, dan kualitas tidur
lebih baik setelah melakukan relaksasi otot progresif secara rutin.
Kesimpulan: Penerapan relaksasi otot progresif dapat membantu mengontrol kadar
gula darah pada penderita DM Tipe 2 serta memberikan efek relaksasi yang
mendukung peningkatan kenyamanan. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai terapi
nonfarmakologis pendamping dalam praktik keperawatan keluarga.
Kata Kunci: Relaksasi Otot Progresif, Diabetes Mellitus Tipe 2, Kadar Gula
Darah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan |
| Depositing User: | Ribta Barus Barus |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 03:49 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 07:07 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/8087 |
