Sitanggang, Mariani (2025) SKRIPSI HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGARUNGGU TAHUN 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
01_Cover_Daftar_Lampiran_resized.pdf - Published Version
Download (716kB) | Preview
02_BAB_I.pdf - Published Version
Download (214kB) | Preview
03_BAB_II.pdf - Published Version
Download (411kB) | Preview
04_BAB_III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (347kB)
05_BAB_IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (355kB)
06_BAB_V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (169kB)
07_Daftar_Pustaka_sampai_Akhir.pdf - Published Version
Download (745kB) | Preview
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit
menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.
Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan
nyamuk Aedes aegypti.
Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui Hubungan Sanitasi
Lingkungan dan Perilaku Masyarakat Dengan Kejadian Demam Berdarah
Dengue (DBD). Metode penelitian observasional dengan desain case
control seluruh masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Tigarunggu. Teknik
pengambilan sampel kasus menggunakan total sampling 26 kasus dan 26
kontrol. Pengolahan dan analisis data meliputi Univariat, Bivariat
menggunakan uji chi-square.
Hasil analisis uji bivariat menggunakan uji chi-square menunjukan
bahwa terdapat hubungan antara suhu (p = 0.003 dan OR= 8.944),
kelembaban udara (p = 0.000 dan OR= 25.556), pengelolaan sampah (p =
0.049 dan OR= 3.701), kondisi tempat penampungan air (p= 0.024 dan OR=
4.545), kebiasaan menggantung pakaian (p = 0.000 dan OR= 32.200),
menguras penampungan air (p = 0.000 dan OR= 3.364) dengan kejadian
Demam Berdarah Dengue (DBD). Tidak ada Pengaruh antara
menggunakan obat anti nyamuk (p= 0.001 dan OR= 9.450) dengan
kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) karena mayoritas masyarakat
bekerja sebagai petani dan baru berada di rumah pada malam hari,
sementara penggunaan obat anti nyamuk umumnya dilakukan pada pagi
dan sore. Penanganan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu
koordinasi dan kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan, pemerintah,
dan masyarakat dalam mengurangi faktor resiko.
Kata Kunci :Demam Berdarah Dengue (DBD), sanitasi Lingkungan,
Perilaku Masyarakat
v
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Sanitasi(Kesehatan Lingkungan) Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Prodi RPL Sanitasi/Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahdalena Mahdalena Br Tarigan |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 06:59 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 06:59 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/4457 |
