Sihombing, Cindai Khairunisa (2021) Hubungan Pemberian MP-ASI Dini Terhadap Status Gizi Anak Usia 12-24 Bulan di Desa Perhutaan Silai Kabupaten Asahan Tahun 2021. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (697kB) | Preview
BAB I.pdf - Published Version
Download (432kB) | Preview
BAB II.pdf - Published Version
Download (578kB) | Preview
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (557kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (353kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (202kB)
DAPUS-LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Dampak pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI) pada anak usia kurang dari enam bulan mempunyai resiko lebih besar terserang penyakit. Sedangkan dampak yang lebih besar dapat menyebabkan terjadi AKB. Sementara itu faktor yang menyebabkan gizi buruk pada anak yaitu asupan gizi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dini dengan status gizi anak usia 12-24 bulan di Desa Perhutaan Silau Kabupaten Asahan Tahun 2021.
Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Perhutaan Silau dengan jumlah populasi 56 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 36 orang.
Hasil penelitian diperoleh karakteristik ibu sebagian besar responden berumur 21-35 tahun sebanyak 31 responden (86.1%), sebagian besar responden berpendidikan menengah sebanyak 20 responden (55.6%), dan sebagian besar responden memiliki pekerjaan sebagai IRT sebanyak 12 responden (33.3%). Pemberian MP-ASI sebagian besar pemberian MP-ASI tidak sesuai (memberikan MP-ASI dini) yaitu sebanyak 21 responden (58.3%). Status gizi anak sebagian besar memiliki status gizi kurang yaitu sebanyak 22 responden (61.1%). Ada hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi anak umur 12-24 bulan dengan p-value 0.001<0.05 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan pemberian MP-ASI dini dengan status gizi anak usia 12-24 bulan di Desa Perhutaan Silau Kabupaten Asahan Tahun 2021. Besarnya beda dapat dilihat dari nilai Ratio Prevalen (RP) adalah 3,20 artinya pemberian MP-ASI yang tidak sesuai dengan usia menimbulkan resiko status gizi kurang 3,20 kali lebih besar dibandingkan pemberian MP-ASI yang sesuai usia.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pemberian MP-ASI dini dengan status gizi anak usia 12-24 bulan. Diharapkan kepada petugas kesehatan meningkatkan program peningkatan status gizi dengan melakukan pendekatan kepada warga melalui penyuluhan kesehatan terkait status gizi balita dan pemberian MP-ASI sesuai usia. Dengan cara program gizi berkolaborasi dengan program promkes yang ada dipuskesmas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Skripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Alih Jenjang |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 08:12 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 08:12 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/4700 |
