SIMANJUNTAK, NONA MARIA (2023) ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA TN. S DENGAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULER: NON ST SEGMENT ELEVATION MYOCARDIAL INFARCTION (NSTEMI) DI RUANG CVCU PENYAKIT JANTUNG TERPADU RSUP H. ADAM MALIK MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemnkes Medan.
COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (679kB) | Preview
BAB 1.pdf - Published Version
Download (134kB) | Preview
BAB 2.pdf - Published Version
Download (686kB) | Preview
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (669kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (149kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (14kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (914kB) | Preview
Abstract
Non ST Segment Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI) adalah kondisi dimana terjadi oklusi sebagian pada arteri koroner, tanpa melibatkan seluruh ketebalan miokardium, sehingga tidak terlihat adanya elevasi segmen ST pada
hasil elektrokardiogram (EKG). Infark Miokard Akut adalah penyakit jantung yang disebabkan karena sumbatan arteri koroner terjadi karena adanya aterosklerotik pada dinding arteri koroner, sehingga terjadi penyumbatan aliran darah ke
jaringan otot jantung. World Health Association (WHO) tahun 2019 menunjukkan sebanyak 17,9 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit kardiovaskular. Tujuan dilakukan studi kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan gawat
darurat pada Tn.s dengan gangguan sistem kardiovaskuler : Non ST Segment Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI) Di Ruang CVCU Penyakit Jantung Terpadu RSUP H Adam Malik Medan. Metode Studi kasus dengan menerapkan proses asuhan keperawatan gawat darurat yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa diagnosis keperawatan yang muncul nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (iskemik), risiko penurunan
curah jantung berhubungan dengan perubahan kontraktilitas, intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen. Intervensi yang ditetapkan yaitu manajemen nyeri, perawatan jantung,
manajemen energi. Pelaksanaan keperawatan yaitu dengan mengajarkan teknik nonfarmakologi dan pemberian obat antitrombotik. Kesimpulan dari studi kasus ini membuktikan bahwa asuhan keperawatan gawat darurat padan Tn. S yang
dilakukan selama 3 hari dengan masalah keperawatan nyeri akut, risiko penurunan curah jantung dan intoleransi aktivitas dengan 1 masalah teratasi sebagian dan 2 masalah teratasi.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan , NSTEMI
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi Profesi Keperawatan Medan |
| Depositing User: | Ribta Barus Barus |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 02:36 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:36 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/4713 |
