Hubungan Berat Badan Lahir dan Status Imunisasi Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2020

Lestari, Dika (2020) Hubungan Berat Badan Lahir dan Status Imunisasi Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2020. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
Cover.pdf - Published Version

Download (752kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (177kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
Bab 2.pdf - Published Version

Download (176kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (86kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Stunting merupakan salah satu indikasi buruknya status gizi pada anak. Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 37,2%. Berat Badan Lahir dan Status Imunisasi merupakan Faktor penyebab kejadian stunting. Hasil wawancara memperlihatkan bahwa Berat Badan Rendah sebanyak 8 orang dan Status Imunisasi tidak lengkap sebanyak 1 orang. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Berat Badan Lahir dan Status Imunisasi Terhadap Kejadian Stunting pada anak usia 24-59 bulan di Kecamatan Panyabungan Selatan Kab. Mandailing Natal. Jenis Penelitian ini Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi berjumlah 1.167 orang anak. Sampel 84 responden dengan kategori normal dan 8 orang responden dengan kategori stunting. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 8 orang (100%) anak mengalami stunting, memiliki berat badan lahir < 2500 gram sebanyak 8 orang (100%) dan anak dengan imunisasi tidak lengkap sebanyak 1 orang (12,5%).Ada hubungan yang bermakna antara Berat Badan Lahir terhadap kejadian stunting dimana p value 0,000 dan tidak ada Hubungan bermakna antara Status Imunisasi terhadap kejadian stunting dimana nilai p value 0,87 artinya p > 0,87. Dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara Status Imunisasi Terhadap Kejadian Stunting.

Kata Kunci : Berat Badan Lahir, Status Imunisasi , Stunting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Sripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Medan
Depositing User: mrs librarian terpadu
Date Deposited: 12 Jan 2026 02:45
Last Modified: 13 Jan 2026 01:34
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/4951

Actions (login required)

View Item
View Item