SIREGAR, SAIDAH HANNA GRACE (2020) Studi Literatur Efektivitas Tanaman Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L) Sebagai Antidiabetes. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
31. KTI. SAIDAH HANNA File 1.Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (350kB)
31. KTI. SAIDAH HANNA File 2. Bab I.pdf - Published Version
Download (327kB)
31. KTI. SAIDAH HANNA File 3.Bab II.pdf - Published Version
Download (311kB)
31. KTI. SAIDAH HANNA Fiel 4 Bab .III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (230kB)
31. KTI. SAIDAH HANNA File 5 Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (524kB)
31. KTI. SAIDAH HANNA File 6.Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (226kB)
31. KTI. SAIDAH HANNA File 7.Daftar Pustaka .pdf - Published Version
Download (640kB)
Abstract
Penggunaan tanaman sebagai obat telah lama dikenal manusia.
Tanaman asam Jawa (Tamarindus indica L.) merupakan salah satu tanaman obat yang telah teruji secara klinis dapat menyembuhkan atau mencegah berbagai macam penyakit salah satunya diabetes. Daun asam jawa berperan dalam menurunkan diabetes mellitus karena daun asam jawa mengandung
beberapa senyawa kimia yang memiliki kemampuan sebagai antidiabetes. Senyawa tersebut yaitu alkaloid, flavonoid dan tanin. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas daun asam jawa sebagai antidiabetes dan bentuk
sediaan ekstrak daun asam jawa mana yang paling terbaik memeiliki efek hampir sama dengan glibenklamid dari antara literatur I dan literatur II. Penelitian
ini dilakukan dengan metode studi literatur, pencarian data sekunder dilakukan secara online yaitu berupa jurnal, buku maupun ebook
Hasil penelitian pada literatur I yaitu Bentuk sediaan infusa konsentrasi 40% dapat menurunkan kadar glukosa darah sebanyak 56,0 mg/dl tapi belum kembali ke kadar glukosa normal dengan waktu uji ekstrak (post test) selama 3
hari dan memiliki efek hampir sama dengan glibenklamid.
Hail penelitian pada literatur II bentuk sediaan suspensi 2mg/20gbb dapat menurunkan kadar glukosa sebanyak 235 mg/dl kembali ke kadar glukosa normal dalam dengan waktu uji ekstrak (post test) selama 15 hari dan memiliki
efek hampir sama dengan glibenklamid .Maka dapat disimpulkan sediaan paling terbaik diantara kedua literatur adalah bentuk sediaan dari Literatur II yaitu suspensi ekstrak daun asam jawa dengan konsentrasi 2mg/20gbb
Kata Kunci : Daun Asam Jawa, Antidiabetes
Referensi : 24 (2000 – 2018)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 02:47 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 02:47 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5199 |
