Sianipar, Siska Monika (2023) GAMBARAN KADAR BESI (Fe) PADA TELUR BEBEK ASIN YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL MMTC MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (606kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (280kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (370kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (436kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (277kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (145kB)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Zat besi (Fe) merupakan salah satu mineral yang terkandung dalam
telur. Zat besi penting dalam pembentukan hemoglobin (Hb).Kekurangan zat besi
dapat menimbulkan anemia, gangguan proses pembentukan saraf, gangguan
motorik, gangguan pertumbuhan. Akan tetapi kelebihan zat besi juga
menyebabkan pemicu berbagai penyakit akibat tertimbun(terakumulasi) di dalam
tubuh sepertikondisi melemah, kerusakan hati, jantung, pankreas dan
kemungkinankerusakan organ lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui kadar zat besi (Fe) pada telur bebek asin yang dijual di pasar
tradisional MMTC Medan. Jenis penelitian ini merupakanpenelitian deskriptifdan
pengujian laboratorium dilakukan secara kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di
Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan
pada bulan November 2022 – Mei 2023. Populasi dari penelitian ini adalah
seluruh pedagang telur bebek asin dan sampel yang diambil yaitu 5 telur bebek
asin yang dijual di pasar Tradisional MMTC Medan. Jenis data yang diperoleh
berdasarkan data primer dan data dikumpulkan dengan cara observasi. Metode
pemeriksaan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan alat AAS (Atomic
Absorption Spectrophotometry).Pengukuran kadar besi (fe) pada Sampel A 43,65
mg/kg, Sampel B 32,6 mg/kg, Sampel C 33,35 mg/kg, Sampel D 43,6 mg/kg,
Sampel E 27,2 mg/kg. Berdasarkan kadar fe dari pengukuran telur asin A, B, C,
D, E maka dianjurkan untuk mengonsumsi 1 butir telur asin per hari untuk
memenuhi kecukupan gizi zat besi pada manusia sesuai AKG 2019.
Kata Kunci : Spektrofotometri Serapan Atom, Telur bebek asin,
dan Zat Besi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 07:17 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 07:17 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5298 |
