GAMBARAN PERILAKU KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PADA BALITA DIARE DI UPTD PUSKESMAS HATONDUHAN KABUPATEN SIMALUNGUN

Sitorus, KHATRIN HAWIL (2023) GAMBARAN PERILAKU KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PADA BALITA DIARE DI UPTD PUSKESMAS HATONDUHAN KABUPATEN SIMALUNGUN. Diploma thesis, Poltekkes Kemnkes Medan.

[thumbnail of COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN] Text (COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN)
COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (344kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (422kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Banyak faktor yang secara langsung maupun tidak
langsung dapat menjadi faktor pendorong terjadinya diare. Penyebab tidak
langsung atau faktor-faktor yang mempermudah atau mempercepat terjadinya
diare seperti : status gizi, pemberian ASI eksklusif, lingkungan, perilaku hidup
bersih dan sehat (PHBS), kebiasaan mencuci tangan, perilaku makan,
imunisasi dan sosial ekonomi. Penyebab langsung antara lain infeksi bakteri
virus dan parasit, malabsorbsi, alergi, keracunan bahan kimia maupun keracu
nan oleh racun yang diproduksi oleh jasad renik, ikan, buah dan sayur-sayuran
(Zaitun, 2011). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran perlilaku Keluarga dalam
Upaya Pencegahan Pada balita Diare di UPTD Puskesmas Hatondhuan
Kabupaten Simalungun Metode: Desain penelitian ini menggunakan studi desain
Cross sectional merupakan pengumpulan data. Hasil: Hasil penelitian dari
sampel 74 responden yang menjadi responden, bahwa mayoritas berusia 21-35
tahun yaitu sebanyak 51 responden (68.9%) dan minoritas berumur <20 tahun
dan 46-55 tahun yaitu masing-masing sebanyak 1 responden (1.4%), pendidikan
responden mayoritas menengah yaitu sebanyak 55 responden (74.3%) dan
minoritas dasar yaitu sebanyak 6 responden (8.1%), pekerjaan responden
mayoritas ibu rumah tangga yaitu sebanyak 43 responden (58.1%) dan minoritas
karyawan swasta yaitu sebanyak 14 responden (18.9%), pengetahuan
responden mayoritas cukup yaitu sebanyak 42 responden (56.8%), baik
sebanyak 19 responden (25.7%) dan minoritas kurang yaitu sebanyak 13
responden (17.6%), sikap responden mayoritas negatif yaitu sebanyak 44
responden (59.5%) dan minoritas positif yaitu sebanyak 30 responden (40.5%),
tindakan responden mayoritas cukup yaitu sebanyak 47 responden (63.5%), baik
sebanyak 15 responden (20.3%) dan minoritas kurang yaitu sebanyak 12
responden (16.2%). Kesimpulan: Berdasarkan umur keluarga mayoritas
berumur 21-35 tahun (68.9%). Pada usia produktif merupakan usia yang paling
berperan dan memiliki aktivitas yang padat serta memiliki kemampuan kognitif
yang baik. Sehingga, pada usia ini memiliki pengaruh terhadap tingkat
pengetahuan. Saran: Diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan
pengetahuan dan wawasan pada keluarga tentang „‟Gambaran Perilaku
Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Pada Balita Diare”
Kata Kunci :Pengetahuan, Perilaku, Sikap, Tindakan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan
Depositing User: Ribta Barus Barus
Date Deposited: 20 Feb 2026 07:30
Last Modified: 20 Feb 2026 07:30
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5313

Actions (login required)

View Item
View Item