Regina, Cahyani (2023) GAMBARAN KADAR KREATININ PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RSU HAJI MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (583kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (88kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (146kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (88kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (113kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (28kB)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (652kB)
Abstract
DM adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dan tingginya kadar
gula darah sebagai penyebabnya. Penyebab kenaikan gula darah tersebut diakibatkan
tidak mampunya pankreas untuk memproduksi insulin sehingga kadar gula darah
meningkat dan terjadilah hiperglikemia. Kejadian ini akan mengakibatkan komplikasi
mikrovaskuler seperti pembuluh darah kecil didalam ginjal, yang disebut dengan
nefropati. Salah satu parameter dari kerusakan dari ginjal yaitu pemeriksaan kadar
kreatinin. Penulis merumuskan permasalahan yaitu bagaimana gambaran kreatinin
pada penderita diabetes melitus? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
kadar kreatinin pada penderita diabetes melitus di RSU Haji Medan. Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif analitik. Sampel penelitian adalah penderita diabetes
melitus di RSU Haji Medan yaitu berjumlah 35 penderita. Pengukuran kadar kratinin
menggunakan alat Chemisrty Analizer Mindray BS-230. Hasil penelitian menunjukan
dari 35 penderita, didapatkan sebanyak 18 orang (51,4%) dengan kadar kreatinin
tinggi dan 17 orang (48,6%) dengan kreatinin normal. berdasarkan jenis kelamin,
berjenis kelamin laki-laki kadar kreatinin tinggi yaitu sebanyak 11 orang (55,5%) dan
yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 8 orang (44,4%) ; berdasarkan umur,
umur antara 51-60 tahun memiliki kadar kreatinin yang tinggi terbanyak yaitu
sebanyak 7 orang (39,0%) dan umur 31-40 tahun memiliki kadar kreatinin tinggi
tersedikit yaitu dengan tidak adanya responden yang memiliki kreatinin tinggi
(0,0%). Berdasarkan kadar glukosa darah, kadar glukosa darah yang tinggi dan
memiliki kadar kreatinin tinggi yaitu sebanyak 9 orang (50,0%), kadar glukosa darah
normal dan memiliki kadar kreatinin tinggi yaitu sebanyak 9 orang (50,0%); dan
berdasarkan pemeriksaan glukosa darah, yang melakukan pemeriksaan glukosa darah
puasa dengan kreatinin tinggi yaitu sebanyak 4 orang (22,2%) dan yang melakukan
pemeriksaan glukosa darah sewaktu dengan kadar kreatinin tinggi yaitu sebayak 14
orang (82,3%). Disarankan bagi penderita diabetes untuk menjaga kadar glukosa
darah agar tetap terkontrol juga lebih memerhatikan kadar kreatinin.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Kreatinin, Mindray BS-230
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 03:20 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 03:20 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5412 |
