Sitepu, Afriani (2018) Gambaran Pelaksanaan Penerapan 10 dalam Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Kerja Puskemas Kecamatan Namorambe Tahun 2018. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (674kB)
BAB I.pdf - Accepted Version
Download (175kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (315kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (163kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (251kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (157kB)
DAPUS.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
World Health Organization (WHO) memperkirakan terdapat 216 kematian ibu setiap 100.000 kelahiran hidup akibat komplikasi kehamilan dan persalinan tahun 2015. Kasus kematian ibu di Kota sumut mencapai 239 kematian atau 83/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2016 untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas dapat diberikan oleh petugas kesehatan baik yang bekerja di instansi pemerintah maupun swasta diharapkan menggunakan asuhan standar minimal 10T yang telah ditetapkan oleh pemerintah sejak tahun 2009, yang mana berawal dari hanya 5 T kemudian bertambah menjadi 7 T dan ingga sekarang berakhir pada 10 T. Penelitian ini bertujuan diketahuinya gambaran pelaksanaan penerapan 10 T dalam pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Namorambe.
Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel yang diteliti adalah 43 responden dari wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Namorambe. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adlah random sampling.
Berdasarkan hasil observasi pelaksanaan penerapan 10 T terhadap 43 orang bidan yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) mayoritas melakukan ukur berat badan dan tinggi badan, ukur tekanan darah, ukur tinggi fundus, menentukan persentasi janin dan DJJ, tatalaksana kasus dan temuwicara. dan yang mayoritas tidak dilakukan ukur LILA, skrining imunisasi TT, pemberian tablet Fe, pemeriksaan laboratorium.
Kesimpulannya adalah tidak terpenuhinya asuhan berstandar 10 T dan Saran yang di berikan kepada petugas kesehatan agar lebih meningkatkan pelayanan pemeriksaan pengukuran LILA, skrining imunisasi TT, pemberian tablet Fe, dan pemeriksaan laboratorium sehingga terpenuhinya pelaksanaan dalam penerpan 10 T yang telah di tetapkan pemerintah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Skripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Alih Jenjang |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 08:02 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 08:02 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5718 |
