Rianti, Nova (2018) Hubungan Karakteristik Ibu Nifas Dengan Kejadian Post Partum Bluesdi Klinik Bersalin Bromo Medan Tahun 2018. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (787kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (172kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (256kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (323kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (182kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (154kB)
DAPUS.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Post partum blues merupakan salah satu bentuk gangguan perasaan akibat penyesuaian terhadap kelahiran bayi yang muncul pada hari pertama sampai hari ke empat belas setelah proses persalinan, dengan gejala memuncak pada hari kelima. Angka kejadian post partum blues di Asia bervariasi antara 26-85%. Di Indonesia antara 50-70%. Asia mencapai 26-85%. Di provinsi Aceh 7 dari 10 ibu melahirkan mengalami post partum blues. Di Amerika serikat ibu yang mengalami post partum blues berkisar 75-80%. Di Jerman 55,2%. India 8,9%. Melayu3,0%. Dari hasil penelitian Setyowati di RS Dr. Soetomo Surabaya, 31 ibu post partum ada sebanyak 17 ibu yang mengalami post partum blues (54,84%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Ibu Nifas Dengan Kejadian Post Partum Blues Diklinik Bersalin Bromo Medan Tahun 2018.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang pernah post partum di Klinik Bersalin Bromo Medan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Analisis yang dilaksanakan secara univariat, bivariat dan multivariat. Rumus dalam penelitian ini menggunakan rumus Chi Square
Hasil penelitian hubungan antara umur dengan kejadian post partum blues (0,001 < 0,05), pendidikan dengan kejadian post partum blues (p 0,112 > 0,05), paritas dengan kejadian post partum blues (0,584 > 0,05). Dari hasil penelitian, umur memiliki hubungan dengan kejadian post partum blues, sedangkan pendidikan dan paritas tidak memiliki hubungan dengan kejadian post partum blues.
Diharapkan bagi bidan/pegawai klinik bromo lebih aktif dalam memberikan penyuluhan mengenai bahayanya menikah umur < 20 tahun. Bagi ibu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai post partum blues dengan aktif mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan dan lebih terbuka untuk menanyakan sesuatu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Skripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Alih Jenjang |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 03:13 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 03:13 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5854 |
