Pengaruh Cognitive Behavior Therapy Terhadap Post Trauma Sindrom Disorder Pada Keluarga Penyitas Covid-19 Di Desa Tangkahan Kabupaten Deli serdang Tahun 2021

Sipayung, Indah Anggini Putri Br (2022) Pengaruh Cognitive Behavior Therapy Terhadap Post Trauma Sindrom Disorder Pada Keluarga Penyitas Covid-19 Di Desa Tangkahan Kabupaten Deli serdang Tahun 2021. Diploma thesis, Poltekkes Kemnkes Medan.

[thumbnail of COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN] Text (COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN)
COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (340kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (149kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (220kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (132kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (796kB)

Abstract

Cognitive behavior therapy adalah terapi jangka pendek yang terstruktur, di mana terapi ini dibutuhkan untuk memformulasikan tentang pikiran klien dalam kerangka kognitif agar dapat memfasilitasi pemahamannya tentang pola emosi, perilaku dan fisiologis. Post trauma sindrom disorder adalah gejala depresi, gelisah, dan gejala fisik yang berkembang setelah pengalaman yang sangat mengganggu yang berhubungan dengan peristiwa traumatik bagi mereka yang terlibat secara langsung, menyaksikan, atau memiliki hubungan dengan para korban. Tujuan: Untuk melihat pengaruh cognitive behaviour therapy terhadap post traumasindrom disorder pada keluarga penyintas Covid-19 di Desa Tangkahan Kabupaten Deli Serdang. Metode: Adapun jenis penelitian iniadalah penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen dan desain penelitian ini adalah desain pre dan posttest.Hasil: Dari hasil penelitian yang dilakukan di Desa Tangkahan Kabupaten Deli Serdang sebelum dilakukannya cognitive behavior therapy kepada keluarga penyintas Covid-19 yang tidak teratasi sebanyak 25 orang (62,5%), dan yang teratasi sebanyak 15 orang (37,5%). Sedangkan sesudah dilakukan cognitive behavior therapy kepada keluarga penyintas Covid-19 yang tidak teratasi sebanyak 5 orang (12,5%), dan yang teratasi sebanyak 35 orang (87,5%).Kesimpulan :Sebelum dilakukan tindakan cognitive behavior therapy keluarga yangtidak teratasi post trauma sindrom disorder lebih banyak dari pada yang teratasi post trauma sindrom disorder. Sesudah dilakukan cognitive behavior therapy keluarga yang teratasi post trauma sindrom disorder menjadi lebih banyak dari pada yang tidak teratasi post trauma sindrom disorder.

Kata kunci: cognitive behavior therapy, post trauma sindrom disorder, Covid-19

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan
Depositing User: Ribta Barus Barus
Date Deposited: 16 Apr 2026 08:53
Last Modified: 16 Apr 2026 08:53
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5865

Actions (login required)

View Item
View Item