PUTRI DWI RIHDAWATI, GURUSINGA (2018) ANALISA KUALITATIF DAN KUANTITATIF NATRIUM SIKLAMAT YANG TERDAPAT DALAM SIRUP YANG DIJUAL DI PASAR SORE PADANG BULAN MEDAN SECARA GRAVIMETRI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
052 KTI PUTRI DWI RIHDAWATI GURUSINGA FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (365kB)
052 KTI PUTRI DWI RIHDAWATI GURUSINGA FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (135kB)
052 KTI PUTRI DWI RIHDAWATI GURUSINGA FILE 2 BAB II.pdf - Published Version
Download (346kB)
052 KTI PUTRI DWI RIHDAWATI GURUSINGA FILE 3 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (294kB)
052 KTI PUTRI DWI RIHDAWATI GURUSINGA FILE 4 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (204kB)
052 KTI PUTRI DWI RIHDAWATI GURUSINGA FILE 5 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (129kB)
052 KTI PUTRI DWI RIHDAWATI GURUSINGA FILE 6 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (4MB)
Abstract
Siklamat adalah pemanis buatan yang masih populer di Indonesia. Pemanis buatan ini merupakan garam natrium dari asam siklamat. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 208/Menkes/Per/IV/1985 Batas Siklamat yang diperbolehkan dalam sirup yaitu 1 g/kg bahan. Sifat siklamat sangat mudah larut dalam air dan mempunyai tingkat kemanisan 30 kali dari gula biasa. Siklamat memunculkan banyak gangguan bagi kesehatan di antaranya tremor, migrain dan sakit kepala, kehilangan daya ingat, bingung, insomnia, iritasi, asma, hipertensi, diare, sakit perut, aleri, impotensi dan gangguan seksual, kebotakan, dan kanker otak.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisa kualitatif dan kuantitatif secara gravimetri. Identifikasi siklamat menggunakan metode pengendapan dengan pereaksi HCl 10%, BaCl2 10%, dan NaNO2 10%, dan pengujian kadar siklamat dilakukan dengan metode gravimetri. Hasil penelitian pada uji kualitatif semua sampel terbukti mengandung siklamat yang di tunjukkan dengan adanya endapan dan warna kuning menyala pada uji metode nyala api, sedangkan pada uji kuantitatif kadar natrium siklamat untuk sampel A= 0,31%, B= 1,18%, C= 0,49%, D= 0,54%, dan E= 0,55%. Dari lima sampel yang diteliti ternyata semua sampel mengandung siklamat yang melebihi ambang batas maksimum yang di perbolehkan oleh Permenkes.
Kata kunci : Natrium siklamat, Sirup, Gravimetri
Daftar bacaan : 18 (1979-2018)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 12 May 2026 14:57 |
| Last Modified: | 12 May 2026 14:57 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6048 |
