Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai

Jannah, Aulia Alfi (2025) Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Diploma thesis, Poltekkes Kemnkes Medan.

[thumbnail of COVER DANDAFTAR LAMPIRAN] Text (COVER DANDAFTAR LAMPIRAN)
Cover-Daftar Lampiran.pdf - Published Version

Download (720kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1 ALFI.docx - Published Version

Download (61kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II ALFI.docx - Published Version

Download (104kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III ALFI.docx - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (65kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV ALFI.docx - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (57kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB V ALFI.docx - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
DAPUS-LAMPIRAN.docx - Published Version

Download (3MB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN] Text (HASIL TURNITIN)
Turnitin.docx - Published Version

Download (43kB)

Abstract

Gangguan tidur merupakan masalah umum yang dialami lansia, terutama karena perubahan fisiologis yang berkaitan dengan proses penuaan. Salah satu dampak dari gangguan tidur yang sering terjadi pada lansia adalah meningkatnya risiko gangguan kognitif dan penurunan kualitas hidup. Untuk mengatasi hal ini, terapi relaksasi otot progresif dapat digunakan sebagai pendekatan non farmakologis yang bertujuan mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan relaksasi fisik serta psikologis. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur pada lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 34 orang lansia yang
mengalami gangguan tidur, diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan dianalisis menggunakan uji wilxocon sign rank. Hasil penelitian menunjukan Sebelum intervensi, seluruh responden (100%) memiliki kualitas tidur tidak baik. Setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif selama 8 kali dalam 8 hari, terjadi peningkatan secara signifikan pada kualitas tidur. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) yang menandakan adanya pengaruh terapi terhadap peningkatan kualitas tidur. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa terapi relaksasi otot
progresif berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Terapi ini dapat dijadikan alternatif intervensi non-farmakologis untuk mengatasi gangguan tidur pada lansia.

Kata Kunci : Lansia, Kualitas Tidur, Terapi Relaksasi Otot Progresif, PSQI

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > Skripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Keperawatan Medan
Depositing User: Ribta Barus Barus
Date Deposited: 07 Jul 2026 02:37
Last Modified: 07 Jul 2026 02:37
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6218

Actions (login required)

View Item
View Item