FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA REMAJA DI SMP ISTIQLAL DELITUA

NURSANY, FAUZIAH (2024) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA REMAJA DI SMP ISTIQLAL DELITUA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (349kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (168kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (213kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (283kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Konsumsi sayur dan buah di Indonesia masih tergolong rendah
yang dapat dilihat dari hasil Riskesdas tahun 2018 yang kurang dari 5 porsi yaitu ada sebanyak 95,5%. WHO (World Health Organization) merekomendasikan bahwa konsumsi sayur dan buah per hari sebanyak 400 gr atau 5 porsi yang terdiri dari sayur sebanyak 250 gr dan buah sebanyak 150 gr. Kurangnya konsumsi sayur dan buah dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit degenaratif.
Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran konsumsi sayur dan buah serta faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi sayur dan buah Siswa/I SMP Istiqlal.
Penelitian ini dilakukan di SMP Istiqlal Delitua dilakukan pada Januari 2024. Metode yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel sebanyak 68 orang didapat dengan teknik Random Sampling. Pengumpulan data faktor-faktor yang berhubungan menggunakan kuesioner dan konsumsi sayur dan buah menggunakan formulir Semi-FFQ.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar konsumsi sayur
tergolong kurang sebanyak 73,5% dan sebanyak 55,9%. Terdapat
hubungan antara konsumsi sayur dengan self-efficacy, dan ketersediaan sayur. Tidak ada hubungan konsumsi sayur dengan pengetahuan dan peran orang tua. Terdapat hubungan konsumsi buah dengan self-efficacy.Tidak ada hubungan antara konsumsi buah dengan ketersediaan buah, pengetahuan dan peran orang tua.Kesimpulan penelitian ini bahwa faktor yang berhubungan adalahself-efficacy dan ketersediaan sayur. Untuk itu diharapkan bagi siswa/i SMP Istiqlal Delitua untuk meningkatkan konsumsi serta kesadaran akan konsumsi sayur dan buah.
Kata Kunci : Sayur, Buah, Remaja, Faktor-faktor yang berhubungan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 29 Jul 2026 04:27
Last Modified: 29 Jul 2026 04:27
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6464

Actions (login required)

View Item
View Item