HUBUNGAN PENGETAHUAN ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA SISWI SMA AL-AMJAD MEDAN

RIRIN GUSTIYA RAHMADHANI, RIRIN GUSTIYA RAHMADHANI (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA SISWI SMA AL-AMJAD MEDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of FILE 1 COVER] Text (FILE 1 COVER)
File 1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FILE 2 BAB I] Text (FILE 2 BAB I)
File 2.pdf - Published Version

Download (532kB)
[thumbnail of FILE 3 BAB II] Text (FILE 3 BAB II)
File 3.pdf - Published Version

Download (568kB)
[thumbnail of FILE 4 BAB III] Text (FILE 4 BAB III)
File 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (657kB)
[thumbnail of FILE 5 BAB IV] Text (FILE 5 BAB IV)
File 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (625kB)
[thumbnail of FILE 6 BAB V] Text (FILE 6 BAB V)
File 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (417kB)
[thumbnail of FILE 7 DAFTAR PUSTAKA] Text (FILE 7 DAFTAR PUSTAKA)
File 7.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Anemia merupakan kondisi menurunnya jumlah sel darah merah di bawah batas normal yang menyebabkan berkurangnya kemampuan darah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh. Remaja putri merupakan kelompok paling rentan terhadap anemia akibat pertumbuhan yang pesat dan kehilangan darah saat menstruasi. Upaya pencegahan anemia adalah melalui konsumsi Tablet Tambah Darah, namun kepatuhan konsumsinya masih menjadi tantangan, terutama di kalangan siswi sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan anemia dengan kepatuhan konsumsi TTD pada siswi SMA Swasta Al-Amjad Medan.
Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan pada Januari–Mei 2026 di SMA Swasta Al-Amjad Medan. Sampel berjumlah 83 siswi menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner MMAS-8, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 83 responden, mayoritas berusia 17 tahun sebanyak 28 siswi (33,7%), diikuti usia 16 tahun sebanyak 27 siswi (32,5%), usia 15 tahun sebanyak 20 siswi (24,1%) dan usia 18 tahun sebanyak 8 siswi (9,6%). Data kelas tersebar antara kelas X sebanyak 28 siswi (33,7%), kelas XI sebanyak 28 siswi (33,7%) dan kelas XII sebanyak 27 siswi (32,5%). Sebagian besar siswi memiliki pengetahuan baik tentang anemia sebanyak 50 siswi (60,2%), sementara 33 siswi (39,8%) memiliki pengetahuan kurang. Dari sisi kepatuhan konsumsi TTD, sebanyak 46 siswi (55,4%) tergolong patuh, 22 siswi (26,5%) cukup patuh dan 15 siswi (18,1%) tidak patuh. Hasil uji Chi-Square memperoleh nilai p-value = 0,003 (p<0,05).
Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan anemia dengan kepatuhan konsumsi TTD dengan nilai p-value = 0,003 (p<0,05), di mana siswi dengan pengetahuan baik cenderung lebih patuh mengonsumsi TTD.

Kata Kunci: Anemia, Pengetahuan, Kepatuhan, TTD, Siswi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 03 Aug 2026 02:22
Last Modified: 03 Aug 2026 02:22
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6511

Actions (login required)

View Item
View Item