FORMULASI BODY SCRUB BUBUK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb) DENGAN VARIASI KONSENTRASI KAPUR SIRIH DAN JERUK NIPIS

SIMATUPANG, S.F. ZAHRO (2026) FORMULASI BODY SCRUB BUBUK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb) DENGAN VARIASI KONSENTRASI KAPUR SIRIH DAN JERUK NIPIS. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of FILE 1 COVER]
Preview
Text (FILE 1 COVER)
File 1.pdf - Published Version

Download (520kB) | Preview
[thumbnail of FILE 2 BAB I]
Preview
Text (FILE 2 BAB I)
File 2.pdf - Published Version

Download (18kB) | Preview
[thumbnail of FILE 3 BAB II]
Preview
Text (FILE 3 BAB II)
File 3.pdf - Published Version

Download (247kB) | Preview
[thumbnail of FILE 4 BAB III] Text (FILE 4 BAB III)
File 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (139kB)
[thumbnail of FILE 5 BAB IV] Text (FILE 5 BAB IV)
File 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (63kB)
[thumbnail of FILE 6 BAB V] Text (FILE 6 BAB V)
File 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (7kB)
[thumbnail of FILE 7 DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (FILE 7 DAFTAR PUSTAKA)
FILE 7 .pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) adalah salah satu bahan baku umum yang digunakan dalam pengobatan tradisional yang memiliki sifat antioksidan dan bermanfaat sebagai penangkal radikal bebas bagi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah temulawak dapat dipadukan dengan variasi konsentrasi kapur sirih dan jeruk nipis dan diformulasikan sebagai sediaan body scrub, serta menentukan konsentrasi yang paling baik berdasarkan uji evaluasi fisik
dalam formulasi tersebut.
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode uji mutu sediaan body scrub di laboratorium dengan membuat konsentrasi 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% dalam sediaan body scrub. Evaluasi fisik yang dilakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, iritasi, hedonik, dan stabilitas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh formula body scrub bubuk temulawak memenuhi uji organoleptik meliputi warna coklat sedikit orange hingga orange kekuningan, aroma khas oleum rosae, konsistensi sediaan dari sangat kental
hingga encer, warna yang homogen, rentang pH dan daya sebar yang normal dan tidak menimbulkan iritasi. Berdasarkan uji hedonik, formula 20% memperoleh nilai tertinggi dengan nilai 7,85 dalam skala sangat suka. Berdasarkan uji stabilitas,
sediaan body scrub tetap stabil selama masa penyimpanan tanpa perubahan signifikan.
Kesimpulan penelitian ini adalah temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dapat diformulasikan menjadi sediaan body scrub dan hasil yang paling baik berdasarkan uji evaluasi fisik ditujukan pada formula dengan konsentrasi 20%.
Kata kunci: Bodyscrub, Temulawak, Kapursirih, Jeruknipis, Formulasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 13 Aug 2026 03:21
Last Modified: 13 Aug 2026 03:21
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6865

Actions (login required)

View Item
View Item