GAMBARAN Giardia lamblia PADA FESES ANAK DI SDN 101775 SAMPALI

Simanjuntak, Iyen Permatasari (2026) GAMBARAN Giardia lamblia PADA FESES ANAK DI SDN 101775 SAMPALI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (770kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (247kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (427kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (320kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Giardiasis merupakan infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh protozoa
Giardia lamblia dan masih menjadi permasalahan kesehatan, khususnya pada
anak usia sekolah dasar yang rentan akibat faktor higiene dan sanitasi lingkungan.
Penularan terjadi melalui jalur fekal–oral, terutama melalui makanan dan air yang
terkontaminasi kista. Pemeriksaan feses secara mikroskopis merupakan metode
yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan parasit ini. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran Giardia lamblia pada feses anak di SDN
101775 Sampali.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain
deskriptif. Sampel berupa feses segar diambil dari siswa kelas I dan II
menggunakan teknik accidental sampling. Pemeriksaan dilakukan dengan metode
direct smear menggunakan larutan Lugol 1% dan diamati di bawah mikroskop
untuk mengidentifikasi kista atau trofozoit Giardia lamblia.Hasil pemeriksaan
terhadap 12 sampel menunjukkan bahwa seluruh sampel (100%) tidak ditemukan
kista maupun trofozoit Giardia lamblia, sehingga tidak terdapat kasus positif
dalam penelitian ini. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh penerapan perilaku
hidup bersih dan sehat serta kondisi sanitasi lingkungan yang cukup
baik.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan
infeksiGiardia lamblia dengan prevalensi 0%.Meskipun demikian, upaya
pencegahan tetap perlu dilakukan melalui peningkatan kebersihan diri, sanitasi
lingkungan, serta pemeriksaan feses secara berkala sebagai deteksi dini infeksi
parasit.
Kata kunci: Anak sekolah, Feses, Giardia lamblia, Mikroskopis, Prevalensi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 13 Aug 2026 07:59
Last Modified: 13 Aug 2026 07:59
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6892

Actions (login required)

View Item
View Item