Banurea, Icha Delima Lestari (2026) PENERAPAN KOMPRES DINGIN TERHADAP PENURUNAN NYERI LUKA JAHITAN PERINEUM PADA IBU POSPARTUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDIKALANG TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
iCHABANUREA_Cover sd Daftar isi.pdf
Download (4MB) | Preview
BAB I ICHA BANUREA.pdf
Download (504kB) | Preview
Bab II icha banurea.pdf
Download (700kB) | Preview
Bab III Icha banurea.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (520kB)
Bab IV Icha banurea.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (881kB)
Bab V Icha banurea.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (472kB)
Daftar Pustaka sampai akhir_Icha banurea.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Latar belakang: Nyeri luka jahitan perineum merupakan salah satu masalah yang
sering dialami ibu postpartum setelah persalinan normal, terutama pada ibu yang
mengalami episiotomi atau ruptur perineum. Data World Health Organization
(WHO) tahun 2020 menunjukkan terdapat sekitar 2,7 juta kasus luka perineum pada
ibu postpartum di seluruh dunia dan diperkirakan meningkat hingga 6,3 juta kasus
pada tahun 2050. Di Indonesia, sekitar 75% ibu yang melahirkan secara pervaginam
mengalami nyeri akibat luka perineum. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang
dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri luka jahitan perineum adalah kompres
dingin.
Tujuan Studi Kasus: Menggambarkan penerapan kompres dingin terhadap
penurunan nyeri luka jahitan perineum pada ibu postpartum di Rumah Sakit Umum
Daerah Sidikalang Tahun 2026.
Metode Studi Kasus: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif
terhadap dua pasien ibu postpartum yang mengalami nyeri luka jahitan perineum.
Intervensi yang diberikan berupa kompres dingin pada area perineum dengan durasi
15 menit, dilakukan secara rutin selama 3 hari. Teknik pelaksanaan dilakukan sesuai
Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan pengukuran skala nyeri sebelum serta
sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Setelah
dilakukan intervensi, kedua subjek menunjukkan penurunan tingkat nyeri luka
jahitan perineum yang ditandai dengan berkurangnya keluhan nyeri, ekspresi wajah
lebih rileks, peningkatan kenyamanan, dan penurunan skala nyeri. Kesimpulan dan
Saran: Kompres dingin efektif dalam menurunkan nyeri luka jahitan perineum pada
ibu postpartum. Disarankan agar intervensi ini dapat dijadikan sebagai tindakan
mandiri perawat dalam membantu mengurangi nyeri serta meningkatkan
kenyamanan ibu postpartum selama masa perawatan.
Kata kunci: Nyeri luka jahitan perineum, kompres dingin, ibu postpartum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi |
| Depositing User: | Rugun Togianur Lingga |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 03:50 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 03:50 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6955 |
