Sihombing, Joy Theresia (2026) PENERAPAN INISIASI MENYUSU DINI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDIKALANG. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
Joy_Cover.pdf
Download (3MB) | Preview
Joy_BAB I.pdf
Download (212kB) | Preview
Joyy_BAB II.pdf
Download (325kB) | Preview
Joyy_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
Joyy_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
Joyy_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
Joyy_DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Latar belakang: Rendahnya produksi ASI pada ibu postpartum masih menjadi masalah yang sering terjadi dan dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan bahwa sebanyak 67% ibu menyusui mengalami gangguan produksi ASI. Kondisi ini menyebabkan kebutuhan nutrisi bayi tidak terpenuhi dengan baik serta meningkatkan risiko pemberian susu formula secara dini. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD). IMD merupakan proses meletakkan bayi di dada ibu segera setelah lahir untuk melakukan kontak kulit ke kulit dan membiarkan bayi mencari serta mengisap puting susu secara mandiri. IMD efektif meningkatkan produksi ASI karena hisapan bayi dapat merangsang hormon prolaktin dan oksitosin sehingga membantu memperlancar produksi dan pengeluaran ASI.
Tujuan Studi Kasus: Menggambarkan penerapan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum di RSUD Sidikalang.
Metode Studi Kasus: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif terhadap dua ibu postpartum primipara, yaitu Ny. M dan Ny. S yang mengalami masalah produksi ASI. Intervensi berupa pelaksanaan IMD dilakukan segera setelah persalinan dengan durasi 45 menit, kemudian dilanjutkan pemantauan produksi ASI selama 3 hari berturut-turut. Teknik yang digunakan meliputi pelaksanaan IMD sesuai standar operasional prosedur. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta kuesioner pre dan post intervensi.
Hasil: Setelah pemantauan selama 3 hari berturut-turut, kedua subjek menunjukkan peningkatan produksi ASI yang ditandai payudara terasa penuh dan tegang, ASI atau kolostrum keluar saat puting distimulasi, serta refleks let-down dirasakan ibu.
Kesimpulan dan Saran: IMD efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Disarankan bagi penolong persalinan agar lebih aktif menerapkan dan mengedukasi IMD untuk mengoptimalkan produksi ASI sejak dini.
Kata kunci: Produksi ASI, Inisiasi Menyusu Dini, Ibu Postpartum
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi |
| Depositing User: | Rugun Togianur Lingga |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:03 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:03 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6962 |
