Aritonang, Lolo Karina (2026) PENERAPAN POSISI SEMI FOWLER DALAM MEMPERTAHANKAN BERSIHAN JALAN NAPAS PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUANG MELUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDIKALANG TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
Lolo_cover.pdf
Download (6MB) | Preview
LOLO_BAB I.pdf
Download (219kB) | Preview
LOLO_BAB II.pdf
Download (265kB) | Preview
LOLO_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
LOLO_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
LOLO_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
LOLO_DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Latar Belakang : Bronkopneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan yang sering terjadi pada anak dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas, khususnya pada usia di bawah lima tahun. Kondisi ini ditandai dengan adanya gangguan bersihan jalan napas akibat penumpukan sekret yang menyebabkan sesak napas, batuk tidak efektif, dan penurunan oksigenasi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka kejadian bronkopneumonia pada anak di Indonesia masih cukup tinggi dan menjadi masalah kesehatan yang serius. Salah satu intervensi keperawatan mandiri yang efektif untuk mengatasi gangguan bersihan jalan napas adalah pemberian posisi semi fowler, yang dapat meningkatkan ekspansi paru dan mempermudah pengeluaran sekret.
Tujuan : Menggambarkan penerapan posisi semi fowler dalam mempertahankan bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia
Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif terhadap dua anak yang mengalami bronkopneumonia dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi yang diberikan berupa penerapan posisi semi fowler dengan sudut kemiringan 30°–45° selama 30 menit, dilakukan 2 kali sehari selama 3 hari. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, serta pengukuran tanda-tanda vital dan indikator bersihan jalan napas sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil : Setelah dilakukan intervensi posisi semi fowler, kedua subjek menunjukkan perbaikan bersihan jalan napas yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas, pola napas menjadi lebih teratur, berkurangnya bunyi napas tambahan, batuk menjadi lebih efektif, serta sputum lebih mudah dikeluarkan.
Kesimpulan dan Saran : Penerapan posisi semi fowler efektif dalam mempertahankan bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia. Intervensi ini dapat meningkatkan kenyamanan pasien, memperbaiki ventilasi paru, serta membantu pengeluaran sekret. Disarankan agar posisi semi fowler dapat dijadikan sebagai salah satu tindakan mandiri perawat dalam menangani pasien dengan gangguan pernapasan, khususnya bronkopneumonia.
Kata kunci : Posisi semi fowler, Bersihan jalan napas, Bronkopneumonia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi |
| Depositing User: | Rugun Togianur Lingga |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 05:34 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 05:34 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6971 |
