PENERAPAN FOOT SELF CARE UNTUK PENCEGAHAN LUKA KAKI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RS DJASAMEN SARAGIH PEMATANGSIANTAR PADA TAHUN 2026

Simangunsong, Melika (2026) PENERAPAN FOOT SELF CARE UNTUK PENCEGAHAN LUKA KAKI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RS DJASAMEN SARAGIH PEMATANGSIANTAR PADA TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of Cover]
Preview
Text (Cover)
MELIKA_COVER.pdf

Download (7MB) | Preview
[thumbnail of Bab 1]
Preview
Text (Bab 1)
MELIKA_BAB I.pdf

Download (435kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2]
Preview
Text (Bab 2)
MELIKA_BAB II.pdf

Download (709kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
MELIKA_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (451kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
MELIKA_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (602kB)
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
MELIKA_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (235kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
MELIKA_DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi

yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius, salah satunya luka kaki diabetik. Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevelensi diabetes pada penduduk berusia 15 tahun keatas mencapai 11,7%. Luka kaki diabetik dapat menyebabkan infeksi, amputasi, penurunan kualitas hidup, hingga peningkatan risiko kematian apabila tidak ditangani dengan baik. Foot self care merupakan salah satu upaya pencegahan yang efektif dalam mencegah luka diabetik. Foot self care meliputi pemeriksaan kaki secara rutin, menjaga kebersihan kaki, penggunaan alas kaki yang tepat, serta deteksi dini adanya luka atau infeksi.

Tujuan Studi Kasus: Menggambarkan penerapan foot self care untuk pencegahan luka kaki diabetik pada pasien diabetes melitus di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar Tahun 2026.

Metode Studi Kasus: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif terhadap dua pasien diabetes melitus, yaitu Ny. L dan Ny. C yang memiliki risiko luka kaki diabetik. Intervensi dilakukan dengan penerapan foot self care selama 7 hari sesuai dengan standart operasional prosedur. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta lembar observasi pre dan post intervensi.

Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 7 hari menunjukkan hasil luka diabetik dapat dicegah dengan kondisi kulit kaki pada kedua subjek menunjukkan adanya perbaikan. Kulit kaki tampak lebih lembap dan kapalan pada telapak kaki mulai berkurang dibandingkan kondisi sebelumnya.

Kesimpulan dan Saran: Penerapan foot self care dapat membantu pasien diabetes melitus mencegah luka kaki diabetik melalui perawatan kaki mandiri yang dilakukan secara rutin dan benar.

Kata Kunci: Luka kaki diabetik, Foot self care, Diabetes Melitus

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi
Depositing User: Rugun Togianur Lingga
Date Deposited: 18 Aug 2026 06:42
Last Modified: 21 Aug 2026 05:16
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6973

Actions (login required)

View Item
View Item