Pengaruh Tindakan kemoterapi Jahe Merah Terhadap Penurunan Emesis Gravidarium Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Klinik Bidan Helen Tarigan

Sipahutar, Dwi Rahmeini (2025) Pengaruh Tindakan kemoterapi Jahe Merah Terhadap Penurunan Emesis Gravidarium Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Klinik Bidan Helen Tarigan. Diploma thesis, Poltekkes Medan.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
cover Skripsi.pdf - Published Version

Download (688kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2]
Preview
Text (BAB 2)
BAB 2 SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (362kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1 SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (239kB) | Preview
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3 SKRIPSI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4 SKRIPSI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5 SKRIPSI .pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
Daftar Pustaka + Lampiran (1).pdf - Published Version

Download (861kB) | Preview
[thumbnail of HASIL TURNITIN]
Preview
Text (HASIL TURNITIN)
Turnitin Dwi Rahmeini Sipahutar.pdf - Published Version

Download (70kB) | Preview

Abstract

Kehamilan trimester pertama merupakan masa krusial yang sering disertai gejala
mual muntah (emesis gravidarum) akibat perubahan hormon seperti HCG,
estrogen, dan progesteron. Di Indonesia, prevalensi emesis gravidarum mencapai
50–70% pada ibu hamil. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan,
tetapi juga dapat memengaruhi kualitas hidup serta kesehatan ibu dan janin.
Pengobatan konvensional umumnya menggunakan terapi farmakologis, namun
pendekatan non-farmakologis seperti pengaturan pola makan, dukungan psikologis,
dan penggunaan aromaterapi menjadi alternatif yang lebih alami. Salah satu
aromaterapi yang berpotensi efektif adalah minyak esensial jahe merah (Zingiber
officinale var. Rubrum) yang memiliki efek antiemetik dan menenangkan.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aromaterapi jahe merah terhadap
penurunan gejala emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama, sebagai
upaya meningkatkan kenyamanan selama kehamilan dengan metode yang sehat dan
alami.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan
pre-eksperimen, yaitu menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel
terdiri dari ibu hamil trimester pertama yang mengalami emesis gravidarum di
Klinik Bidan Helen Tarigan. Sebelum intervensi, tingkat emesis diukur
menggunakan kuesioner atau skala penilaian tertentu.Jumlah sampel yang
digunakan berjumlah 36 responden.
Pengukuran dilakukan pre dan post tindakan aromaterapi jahe merah dengan
menggunakan skor pengamatan frekuensi mual muntah. Data dianalisis
menggunkan uji statistic Wilcoxon Signed Ranks Test untuk melihat adanya
perbedaan signifikan antara kondisi pre dan post.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat peningkatan signifikan Pre dan
post intervensi (p-value = 0,000 < 0,05), sehingga Ha diterima. Kesimpulannya,
aromaterapi jahe merah berpengaruh terhadap penurunan emesis gravidarum pada
trimester pertama kehamilan.
Kata Kunci : Aromaterapi Jahe Merah, Emesis Gravidarum, Ibu hamil Trimester 1.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > Skripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Keperawatan Medan
Depositing User: Ribta Barus Barus
Date Deposited: 18 Aug 2026 08:16
Last Modified: 18 Aug 2026 08:16
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6980

Actions (login required)

View Item
View Item