Sabrina, Larasati (2026) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) PADA PENGHUNI RAWAT INAP DI LEMBAGA REHABILITAS PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA BHAYANGKARA INDONESIA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (307kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (400kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (308kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (321kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (295kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem
kekebalan tubuh dan masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di
Indonesia. Penggunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA)
merupakan kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi HIV, terutama akibat
perilaku penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan digunakan secara
bergantian. Oleh karena itu, pemeriksaan HIV penting dilakukan sebagai langkah
deteksi dini untuk mencegah terjadinya penularan HIV pada kelompok berisiko.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HIV pada
penghuni rawat inap di Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan
Narkotika Bhayangkara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian
observasional dengan desain deskriptif. Sampel berjumlah 45 responden dengan
teknik total sampling. Pemeriksaan HIV dilakukan menggunakan metode rapid
test untuk mendeteksi antibodi HIV dalam darah responden. Data yang diperoleh
disusun dalam bentuk tabel tabulasi, emudian dihitung persentasenya dan
dianalisis secara deskriptif. Hasil pennelitian disajikan dalam bentuk tabel dan
narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel (100%) memberikan
hasil non reaktif terhadap HIV. Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas responden
adalah laki-laki sebanyak 38 orang (84,4%), sedangkan perempuan sebanyak 7
orang (15,6%). Berdasarkan usia, sebagian besar berada pada kelompok usia
produktif, yaitu 26-31 tahun dan 32-37 tahun. Berdasarkan jenis NAPZA,
mayoritas menggunakan psikotropika sebanyak 21 orang (46,7%), sementara
berdasarkan lama penggunaan, sebagian besar menggunakan NAPZA selama 7–
12 bulan (68,9%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat
penghuni rawat inap yang terdeteksi terinfeksi HIV. Meskipun demikian,
pemeriksaan HIV secara berkala tetap diperlukan sebagai upaya deteksi dini dan
pencegahan penularan HIV, terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti
pengguna NAPZA.
Kata kunci: HIV, NAPZA, Pemeriksaan HIV, Rehabilitasi, Rapid Test
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 04:04 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 04:04 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6998 |
