DETEKSI BAKTERIURIA PADA IBU HAMIL MENGGUNAKAN DIPSTICK URIN DAN KONFIRMASI DENGAN METODE KULTUR

Purba, Aprianti Br (2026) DETEKSI BAKTERIURIA PADA IBU HAMIL MENGGUNAKAN DIPSTICK URIN DAN KONFIRMASI DENGAN METODE KULTUR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (954kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (198kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (549kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Bakteriuria merupakan kondisi ditemukannya bakteri dalam urin yang sering
terjadi pada ibu hamil dan berpotensi menimbulkan komplikasi apabila tidak
terdeteksi sejak dini. Pemeriksaan dipstick urin digunakan sebagai metode
skrining awal karena cepat dan praktis, namun memiliki keterbatasan sehingga
perlu dikonfirmasi dengan metode kultur sebagai gold standard. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan bakteriuria pada ibu hamil
menggunakan dipstick urin dan konfirmasi dengan metode kultur. Penelitian ini
merupakan deskriptif kuantitatif yang dilakukan di Puskesmas PB Selayang II
Kota Medan dan Laboratorium Terpadu Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan
pada Februari–Maret 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 24 urin ibu hamil
menggunakan teknik sampling jenuh. Pemeriksaan dilakukan menggunakan
dipstick urin dengan parameter leukosit dan nitrit, kemudian dikonfirmasi dengan
kultur urin pada media MacConkey Agar, dengan kriteria bakteriuria signifikan
≥10⁵ CFU/mL. Hasil penelitian menunjukkan seluruh sampel (100%) positif pada
pemeriksaan dipstick urin, namun seluruh sampel (100%) tidak menunjukkan
bakteriuria signifikan pada pemeriksaan kultur. Beberapa sampel menunjukkan
pertumbuhan koloni, tetapi jumlahnya masih di bawah ambang batas. Dapat
disimpulkan bahwa dipstick urin memiliki sensitivitas tinggi tetapi spesifisitas
rendah sehingga tidak dapat digunakan sebagai metode diagnostik tunggal.
Disarankan penggunaan dipstick sebagai skrining awal tetap diikuti dengan
pemeriksaan kultur untuk memastikan diagnosis.
Kata kunci: bakteriuria, ibu hamil, dipstick urin, kultur urin, CFU

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 21 Aug 2026 07:18
Last Modified: 21 Aug 2026 07:18
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7141

Actions (login required)

View Item
View Item