EVALUASI PENGGUNAAN OBAT HIPERTENSI GOLONGAN Calcium Channel Blockers (CCB) PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD Dr. RM. DJOELHAM BINJAI

NADEAK, OBED LEONARDO (2026) EVALUASI PENGGUNAAN OBAT HIPERTENSI GOLONGAN Calcium Channel Blockers (CCB) PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD Dr. RM. DJOELHAM BINJAI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of FILE.1.COVER]
Preview
Text (FILE.1.COVER)
file 1.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of FILE.2.BAB.I]
Preview
Text (FILE.2.BAB.I)
File 2.pdf - Published Version

Download (19kB) | Preview
[thumbnail of FILE.3.BAB.II]
Preview
Text (FILE.3.BAB.II)
File 3.pdf - Published Version

Download (136kB) | Preview
[thumbnail of FILE.4.BAB.III] Text (FILE.4.BAB.III)
File 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (79kB)
[thumbnail of FILE.5.BAB.IV] Text (FILE.5.BAB.IV)
File 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[thumbnail of FILE.6.BAB.V] Text (FILE.6.BAB.V)
File 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (11kB)
[thumbnail of FILE.7.DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (FILE.7.DAFTAR PUSTAKA)
File 7--OK.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan penyakit progresif yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara bertahap dan sering disertai komplikasi hipertensi. Penggunaan antihipertensi golongan Calcium Channel Blockers (CCB)
pada pasien PGK perlu dievaluasi untuk memastikan rasionalitas terapi berdasarkan ketepatan indikasi, ketepatan obat, ketepatan dosis, dan ketepatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat antihipertensi golongan CCB pada pasien PGK di RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai periode Januari–Desember 2025.
Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien PGK yang mendapatkan terapi antihipertensi golongan CCB. Sampel penelitian berjumlah 36 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif meliputi karakteristik pasien, distribusi penggunaan obat CCB, serta evaluasi rasionalitas penggunaan obat berdasarkan pedoman PNPK 2023 dan MIMS 2023.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah usia 50–59 tahun sebanyak 11 pasien (30,5%) dan distribusi jenis kelamin sama antara laki-laki dan perempuan masing-masing 18 pasien (50%). Obat antihipertensi
golongan CCB yang paling banyak digunakan adalah amlodipine sebanyak 18 pasien (50%), diikuti nifedipine SR sebanyak 9 pasien (25%), diltiazem sebanyak 5 pasien (13,9%), dan verapamil sebanyak 4 pasien (11,1%). Hasil evaluasi
rasionalitas penggunaan obat menunjukkan ketepatan pasien sebesar 100%, ketepatan obat sebesar 100%, ketepatan dosis sebesar 88,9%, dan ketepatan indikasi sebesar 88,9%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan antihipertensi golongan CCB pada pasien PGK di RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai sebagian besar telah memenuhi kriteria rasionalitas penggunaan obat berdasarkan
pedoman PNPK 2023 dan MIMS 2023. Namun, masih ditemukan beberapa ketidaktepatan terapi sehingga diperlukan monitoring dan evaluasi penggunaan obat secara berkala untuk meningkatkan keamanan dan efektivitas terapi pasien
PGK.
Kata kunci: penyakit ginjal kronik, hipertensi, Calcium Channel Blockers (CCB), rasionalitas obat, antihipertensi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:05
Last Modified: 24 Aug 2026 07:05
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7252

Actions (login required)

View Item
View Item