Tambak, Abdul Fikri (2026) GAMBARAN KADAR UREUM PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS SENTOSA BARU KECAMATAN MEDAN PERJUANGAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (324kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (330kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (332kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (346kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Download (317kB) | Preview
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan
komplikasi pada ginjal akibat peningkatan tekanan darah yang berlangsung lama.
Gangguan fungsi ginjal pada penderita hipertensi dapat ditandai dengan
peningkatan kadar ureum dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran kadar ureum pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Sentosa Baru
Kecamatan Medan Perjuangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil
menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar ureum dilakukan
dengan metode enzimatik urease-GLDH menggunakan spektrofotometer mikrolab
pada panjang gelombang 340 nm. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk
distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki kadar ureum normal yaitu sebanyak 25 orang (83,3%),
sedangkan kadar ureum tidak normal ditemukan pada 5 orang (16,7%).
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien masih berada pada
fase awal hingga pertengahan penyakit sehingga belum terdampak penurunan
fungsi ginjal. Namun, peningkatan kadar ureum di luar batas normal tetap terjadi
pada kelompok usia tertua (55–59 tahun) akibat penuaan fungsi filtrasi ginjal,
serta seluruhnya dialami oleh pasien dengan durasi hipertensi lebih dari 4 tahun
akibat kerusakan pembuluh darah ginjal. Sementara itu, faktor jenis kelamin tidak
berpengaruh pada peningkatan kadar ureum. Oleh karena itu, pemeriksaan kadar
ureum secara berkala sangat krusial sebagai deteksi dini komplikasi ginjal yang
lebih parah.
Kata Kunci: Hipertensi, Kadar Ureum, Fungsi Ginjal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:46 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:46 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7426 |
