NAZIHAH PRIMAHIRAH MALELA, NAZIHAH PRIMAHIRAH MALELA (2026) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS TANAH TINGGI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
FILE 1 REAL (1).pdf - Published Version
Download (524kB) | Preview
FILE 2.pdf - Published Version
Download (389kB) | Preview
FILE 3.pdf - Published Version
Download (355kB) | Preview
FILE 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (590kB)
FILE 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (474kB)
FILE 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (174kB)
FILE 7.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mencapai kesembuhan. Keberhasilan pengobatan TB sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan tersebut adalah tingkat pengetahuan pasien mengenai penyakit dan pengobatannya. Di Kota Binjai tahun 2024, tercatat 1.644 pasien TB menjalani
pengobatan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tanah Tinggi yang tercatat sebanyak 233 kasus. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya peningkatan kepatuhan pengobatan untuk mendukung keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Tanah Tinggi..
Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 pasien tuberkulosis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
kuesioner pengetahuan dan kuesioner kepatuhan minum obat MMAS-8. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden pada kategori baik 26 orang (37,1%), kategori cukup 17 orang (24,3%), dan kategori kurang 27orang (38,6%). Tingkat kepatuhan minum obat pada kategori patuh sebanyak 19
orang (27,1%), kategori cukup patuh 16 orang (22,9%), dan kategori tidak patuh sebanyak 35 orang (50,0%). Hasil uji Chi-square antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Tanah Tinggi menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan pasien tentang
tuberkulosis di Puskesmas Tanah Tinggi termasuk dalam kategori cukup yaitu sebesar 66,29% dan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Tanah Tinggi termasuk dalam kategori cukup patuh yaitu sebesar 62,53%. Adanya hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Tanah Tinggi (p-value <0,05).
Kata kunci: Tuberkulosis, Pengetahuan, Kepatuhan Minum Obat
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 01:50 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 01:50 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7506 |
