LUMBAN GAOL, ANGELINA (2026) PENGARUH PEMBERIAN NUGGET JAKALE (JAMUR TIRAM, TEPUNG KACANG MERAH DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG IKAN LELE) TERHADAP PENINGKATAN ASUPAN PROTEIN, KALSIUM, DAN BERAT BADAN ANAK GIZI KURANG (BB/U) DI DESA SERDANG, KECAMATAN BERINGIN, KABUPATEN DELI SERDANG”. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
Cover Sampai Daftar Lampiran Terbaru.pdf - Published Version
Download (659kB) | Preview
SKRIPSI ANGEL BAB I.pdf - Published Version
Download (240kB) | Preview
SKRIPSI ANGEL BAB II.pdf - Published Version
Download (297kB) | Preview
SKRIPSI ANGEL BAB III.pdf - Published Version
Download (250kB) | Preview
SKRIPSI ANGEL BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (225kB)
SKRIPSI ANGEL BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (233kB)
Daftar Pustaka & Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Latar Belakang masalah gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Data SSGI tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 21,6% dan wasting 7,7%. Di Desa Serdang, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, terdapat 20 balita (8,16%) dengan status gizi kurang (BB/U <-2 SD). Kondisi ini memerlukan intervensi berbasis pangan lokal yang bergizi, terjangkau, dan mudah diterima.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian nugget JAKALE (Jamur Tiram, Tepung Kacang Merah, dan Tepung Ikan Lele) terhadap peningkatan asupan protein, kalsium, dan berat badan pada anak gizi kurang.
Metodologi Penelitian kuantitatif dengan desain kelompok kontrol quasi-experimental pre-test dan post-test yang melibatkan 20 balita gizi kurang yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol (masing-masing n=10). Intervensi nugget diberikan 100 g/hari selama 30 hari. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample T-Test.
Hasil penelitian rata-rata asupan protein meningkat dari 44,04 gram menjadi 46,08 gram per hari, dan asupan kalsium meningkat dari 343,78 mg menjadi 527,71 mg per hari. Berat badan rata-rata pada kelompok intervensi meningkat dari 10,38 kg menjadi 10,97 kg (kenaikan 0,59 kg, p=0,000), sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 11,85 kg menjadi 12,08 kg (kenaikan 0,23 kg, p=0,011). Setelah intervensi, sebanyak 90% balita pada kedua kelompok berada pada kategori berat badan normal.
Kesimpulan pemberian nugget JAKALE berpengaruh signifikan (p=0,000) terhadap peningkatan asupan protein, kalsium, dan berat badan anak gizi kurang di Desa Serdang.
Kata kunci: Nugget JAKALE, Gizi Kurang, Asupan Protein, Kalsium, Berat Badan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Prodi RPL/Alih Jenjang Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 03:55 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 03:55 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7624 |
