Putri, Nabila Amanda (2026) Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak A.N. BR (8 Tahun) Dengan Kasus Persistensi di SDN 060907 Kampung Baru. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER LENGKAP.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
BAB I LTA.pdf - Published Version
Download (312kB) | Preview
BAB II LTA.pdf - Published Version
Download (340kB) | Preview
BAB III LTA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (362kB)
BAB IV LTA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (657kB)
BAB V LTA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (161kB)
DAFTAR PUSTAKA,LAMPIRAN,HASIL TURNITIN,NABILA%20AMANDA.pdf - Published Version
Download (3MB) | Preview
Abstract
Peristensi gigi merupakan penyakit gigi yang paling umumk dialami masyarakat Indonesia, terutama anak0anak usia 6-12 tahun. Karena pada usia tersebut terjadi masa transisi dari gigi susu ke gigi permanen yang sering disebut masa kritis. Melihat tingginya angka penyakit gigi dan mulut, salah astunya dipengaruhi oleh faktor perilaku orang tua yang berperan dalam pertumbuhan gigi anak, terutama pada periode gigi campuran yang berdampak pada terjadinya kasus persistensi gigi. Kondisi ini tidak hanya dapat memenuhi kemampuan anak untuk makan dan berbicara dengan baik, tetrapi juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau penuurnan rasa percaya diri akubat susunan gigi yang tidak rapi, serta memengaruhi masa perkembangan anak. Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan motivasi perawatan gigi pada oasien denngan kasus persistensi melalui metode penyuluhan pada pasien a.n. BR (8 Tahun).
Metode yang digunakan adalah intervensi edukasi personal, dengan menggunakan flipchart, dan wawancara. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pilihan ganda yang diberikan kepasa pasien.
Hasil laporan kasus ini menunjukkan bahwa sebelum intervensi edukasi personal, dengan menggunakan flipchart, dan wawancara. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pilihan ganda yang diberikan kepada pasien.
Hasil laporan kasus ini menunjukkan bahwa sebelu,m intervensi tingkat pengetahuan pasien berasa pada skor 4 (kategori cukup). Setelah intervensi, skor meningkat menjadi 12 (kategori baik). Begitu juga dengan ibu, menunjukkan bahwa sebelum intervensi tingkat pengetahuan berada pada skor 7 (kategoru sedang). Setelah intevensi, skor meningkat menjadi 12 (kategoru baik) Hal ini menunjukkan bhawa penyuluhan yang dilakukan efektif dalam meninkatkan penetahuan pasien. Peninghkatan pengetahuan ini juga berkontribusi terhadap oeningkatan motivasi pasien dalam melakukan perawatan gigi.
Berdasarkan hasil laporan kasus yang telah dilakukanm dapat disimpulkan bahwa pemberian penyuluhan menggunakan media flipchart terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien mengenai kesehatan gigi dan mulut dan meningkatkan motivasi pasien dalam melakukan perawatan gigi. Diharapkan pasien dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-har, khususnya dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi secara benar dan teratur dan melakukan perawatan gigi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Kesehatan Gigi |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:56 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:56 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7651 |
