HENOK PANGARIBUAN, HENOK PANGARIBUAN (2026) FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BLUSH ON EKSTRAK BAYAM MERAH (Alternathera amoena Voss) SEBAGAI PEWARNA ALAMI DALAM BENTUK STICK. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
File 1 Cover - Sebelum Bab I.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
File 2 BAB 1.pdf - Published Version
Download (183kB) | Preview
File 3 BAB 2.pdf - Published Version
Download (292kB) | Preview
File 4 BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (321kB)
File 5 BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (306kB)
file 6 (Bab 5).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (174kB)
File 7 DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Bayam merah (Alternanthera amoena Voss) merupakan tanaman yang mengandung pigmen antosianin berwarna merah alami dan berpotensi dimanfaatkan sebagai pewarna pada sediaan kosmetik dekoratif. Pemanfaatan pewarna alami diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan
pewarna sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol bayam merah menjadi sediaan blush on stick sebagai pewarna alami serta mengevaluasi mutu fisiknya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium menggunakan post test only grup design dengan empat formula, yaitu F0 (tanpa ekstrak), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%) ekstrak etanol bayam merah. Sediaan dievaluasi meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar, iritasi, hedonik, dan stabilitas selama 21 hari. Data hasil pengujian dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bayam merah berhasil diformulasikan menjadi blush on stick dengan warna yang semakin pekat seiring meningkatnya konsentrasi ekstrak. Seluruh formula memiliki bentuk stick padat,
tekstur halus, homogen, tidak menimbulkan iritasi, serta stabil selama penyimpanan 21 hari. Nilai pH F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 4,58; 4,85; 5,10; dan 5,80, sedangkan daya sebar masing-masing sebesar 6,0 cm; 5,9
cm; 5,6 cm; dan 5,3 cm. Formula F1 dan F2 memenuhi seluruh persyaratan evaluasi fisik, sedangkan Formula F3 memiliki nilai pH di atas rentang pH fisiologis kulit. Berdasarkan uji hedonik, Formula F2 memperoleh tingkat Kesukaan tertinggi dengan kategori sangat suka. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bayam merah (Alternanthera amoena Voss) dapat diformulasikan sebagai sediaan blush on stick dengan
pewarna alami. Formula F1 (5%) dan Formula F2 (10%) memenuhi persyaratan evaluasi fisik, sedangkan Formula F3 (15%) belum memenuhi persyaratan pH.
Berdasarkan hasil uji hedonik, Formula F2 (10%) merupakan formula terbaik karena memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dari panelis.
Kata kunci: Bayam merah (Alternathera amoena Voss), blush on stick,
ekstrak, pewarna alami
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 04:23 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 04:23 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7688 |
