Br Sitorus, Zahwa Rahmi Ramadhani (2026) GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RSUD Dr. R.M. DJOELHAM BINJAI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (174kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (212kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (190kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (186kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (90kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan
peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin,
atau keduanya. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk
gangguan metabolisme purin yang berdampak pada peningkatan kadar asam urat.
Kondisi hiperurisemia pada penderita diabetes mellitus perlu mendapat perhatian
karena dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan lain, seperti
penyakit sendi dan gangguan fungsi ginjal. Oleh karena itu, pemeriksaan kadar
asam urat pada penderita diabetes mellitus penting dilakukan sebagai salah satu
upaya pemantauan kondisi kesehatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran kadar asam urat pada penderita diabetes mellitus di RSUD
Dr. R.M. Djoelham Binjai berdasarkan karakteristik jenis kelamin dan usia. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross
sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien penderita diabetes mellitus yang
diperiksa kadar asam uratnya menggunakan data hasil pemeriksaan laboratorium.
Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 pasien, sebanyak 16 pasien (53,4%)
memiliki kadar asam urat normal dan 14 pasien (46,6%) memiliki kadar asam urat
tinggi. Berdasarkan jenis kelamin, peningkatan kadar asam urat lebih banyak
terjadi pada perempuan yaitu sebanyak 9 pasien (30%) dibandingkan laki-laki
yaitu sebanyak 5 pasien (16,6%). Berdasarkan usia, peningkatan kadar asam urat
lebih banyak ditemukan pada kelompok usia >60 tahun yaitu sebanyak 9 pasien
(30%). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa peningkatan kadar asam urat lebih
banyak ditemukan pada pasien pada pasien perempuan dibandingkan laki-laki,
serta lebih banyak terjadi pada usia lanjut (>60 tahun) dibandingkan usia yang
lebih muda pada penderita diabetes mellitus di RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai..
Kata kunci: Asam Urat, Diabetes Mellitus, Jenis Kelamin, Usia
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 04:26 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 04:26 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7691 |
