Tindakamn Pencegahan PIT dan Fissure Sealant Menggunakan Glass Ionomer Cement pada Gigi Premolar Kedua Kiri Bawah (35) Pasien An. E (12 Tahun) di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Medan

ButarButar, Ruth Yohana (2026) Tindakamn Pencegahan PIT dan Fissure Sealant Menggunakan Glass Ionomer Cement pada Gigi Premolar Kedua Kiri Bawah (35) Pasien An. E (12 Tahun) di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Medan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
cover - lembaran bagian depan.pdf - Published Version

Download (938kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I .pdf - Published Version

Download (134kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (140kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (11kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Gigi premolar kedua adalah gigi posterior permanen dengan morfologi oklusal berupa pit dan fissure yang kompleks dan dalam. Karakteristik anatomi pasca-erupsi ini menjadikannya sangat retentif dan rentan terhadap akumulasi plak serta karies primer, sehingga memerlukan tindakan preventif spesifik dalam asuhan keperawatan gigi.
Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan metode deskriktif yang meliputi pengkajian subjektif keluhan makanan tersangkut dan pemeriksaan objektif gigi 35. Setelah didiagnosis memiliki pit/fissure dalam (non-karies), dilakukan intervensi klinis berupa aplikasi fissure sealant menggunakan bahan Glass Ionomer Cement (GIC) karena keunggulan fluoride release dan toleransi kelembabannya.
Hasil tindakan penelitian ini menunjukkan permukaan oklusal gigi 35 menjadi lebih rata dan halus, sehingga area retensi makanan berhasil dieliminasi. Evaluasi klinis keperawatan gigi mengonfirmasi penutupan anatomi gigi yang sempurna, stabil, dan fungsional tanpa mengganggu oklusi.
Kesimpulan dari laporan kasus ini adalah bahwa aplikasi fissure sealant berbasis GIC efektif sebagai proteksi dini untuk mencegah karies gigi. Keberhasilan jangka panjang asuhan ini memerlukan sinergi antara tindakan klinis perawat gigi dan pemeliharaan kebersihan mulut mandiri oleh pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Jurusan/Prodi Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Kesehatan Gigi
Depositing User: Miss Pranindita Dwi Fadhilah
Date Deposited: 08 Sep 2026 04:56
Last Modified: 08 Sep 2026 04:56
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7748

Actions (login required)

View Item
View Item