HUBUNGAN KONSUMSI SAYUR,BUAH, DAN ASUPAN ZAT GIZI PEMBENTUK HB (FE,VITAMIN C, PROTEIN, VITAMIN B12, ZINK) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI SMA NEGERI 1 SIMPANG EMPAT

BR MARPAUNG, LUISA STEPANI (2026) HUBUNGAN KONSUMSI SAYUR,BUAH, DAN ASUPAN ZAT GIZI PEMBENTUK HB (FE,VITAMIN C, PROTEIN, VITAMIN B12, ZINK) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI SMA NEGERI 1 SIMPANG EMPAT. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (111kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (266kB) | Preview
[thumbnail of BAB III]
Preview
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (96kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[thumbnail of BAB V]
Preview
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (7kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar pustaka dan seluruh lampiran.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat dipengaruhi oleh pola konsumsi sayur, buah, serta asupan zat gizi pembentuk hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi sayur, buah, dan asupan zat gizi pembentuk Hb (Fe, vitamin C, protein, vitamin B12, dan zink) dengan kejadian anemia pada siswi SMA Negeri 1 Simpang Empat.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 89 siswi. Data konsumsi sayur dan buah diperoleh melalui SQ Food Frequency Questionnaire (FFQ) kuantitatif, sedangkan asupan zat gizi pembentuk Hb dikumpulkan menggunakan food recall 24 jam selama tiga hari tidak berturut-turut. Kadar hemoglobin diperiksa menggunakan alat Easy Touch. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi - Square .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah sebagian besar berada dalam kategori cukup (51,1%), Sedangkan asupan zat gizi pembentuk Hb sebagian besar berada dalam kategori tidak cukup (78,0%). Kejadian anemia ditemukan pada 21,1% siswi. Hasil uji Chi-Square menyatakan ada hubungan yang signifikan antara konsumsi sayur dan buah dengan kejadian anemia (p = 0,013), Sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan zat gizi pembentuk Hb dengan kejadian anemia (p = 0,147).
Konsumsi sayur dan buah berhubungan dengan kejadian anemia, sedangkan asupan zat gizi pembentuk Hb tidak berhubungan. Sekolah disarankan meningkatkan edukasi mengenai konsumsi sayur, buah, dan zat gizi pembentuk Hb. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar.

Kata kunci: Anemia, Remaja Putri, Sayur, Buah, Hemoglobin

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 11 Sep 2026 06:48
Last Modified: 11 Sep 2026 06:48
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7802

Actions (login required)

View Item
View Item