HUBUNGAN ASUPAN MAGNESIUM DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI PRODI SARJANA TERAPAN JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES MEDAN

SILALAHI, SHINTIA G (2026) HUBUNGAN ASUPAN MAGNESIUM DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI PRODI SARJANA TERAPAN JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
Cover.pdf - Published Version

Download (546kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (155kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (365kB) | Preview
[thumbnail of BAB III]
Preview
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (259kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (127kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka-Lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian dismenore adalah rendahnya asupan magnesium. Magnesium merupakan mineral esensial yang berperan dalam relaksasi otot, fungsi saraf, serta mengatur produksi prostaglandin yang memengaruhi kontraksi otot rahim selama menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan magnesium dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Prodi Sarjana Terapan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional menggunakan pendekatan cross sectional.
Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 40 mahasiswi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data asupan magnesium diperoleh menggunakan metode food recall 24 jam selama tiga hari tidak berturut-turut, sedangkan data kejadian dismenore diperoleh melalui kuesioner gejala dismenore. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan magnesium kategori kurang yaitu sebanyak 24 orang (60,0%), sedangkan kejadian dismenore terbanyak berada pada kategori sedang yaitu sebanyak 21 orang (52,5%).
Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara asupan magnesium dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Prodi Sarjana Terapan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Medan dengan nilai p = 0,0001 (p< 0,05). Disimpulkan bahwa semakin rendah asupan magnesium, semakin tinggi kecenderungan terjadinya dismenore dengan tingkat keparahan yang lebih berat. Oleh karena itu, peningkatan konsumsi makanan sumber magnesium perlu diperhatikan sebagai salah satu upaya dalam membantu mengurangi kejadian dismenore.
Kata kunci : Asupan magnesium, Dismenore, Mahasiswi, Food recall, Chi-Square.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 14 Sep 2026 09:06
Last Modified: 14 Sep 2026 09:06
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7825

Actions (login required)

View Item
View Item