Hidayat, M. Dwiga Raya (2026) Penerapan Terapi Okupasi Membuat Gelang Menggunakan Tali Kur terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran di RSJ Prof. Dr. M. Ildrem Medan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (143kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (415kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (355kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (261kB)
6. BBA V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (214kB)
DAFTAR PUSTAKA M.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
HASIL TURNITIN m.pdf - Published Version
Download (68kB) | Preview
Abstract
Halusinasi pendengaran merupakan gangguan persepsi sensori yang sering dialami pasien
skizofrenia dan dapat mengganggu fungsi sosial serta meningkatkan risiko perilaku membahayakan
diri sendiri maupun orang lain. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah terapi
okupasi membuat gelang menggunakan tali kur sebagai aktivitas terstruktur untuk membantu
mengalihkan perhatian pasien dari stimulus internal berupa halusinasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi okupasi membuat gelang
menggunakan tali kur terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran di RSJ Prof. Dr. M.
Ildrem Medan, jenis penelitian deskriptif dengan desain studi kasus.
Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah pasien gangguan jiwa yang mengalami halusinasi
dengan jumlah sampel 2 klien. Instrumen yang digunakan untuk mengukur halusiniasi ya itu
Auditory Hallucinations Rating Scale (AHRS). Intervensi diberikan selama 7 hari dengan durasi
15–30 menit setiap sesi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perbandingan hasil
sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor AHRS pada kedua pasien. Ny. E mengalami
penurunan skor dari 26 (berat) menjadi 5 (ringan), sedangkan Ny. I mengalami penurunan skor dari
25 (berat) menjadi 0 (tidak ada halusinasi). Selain itu, kedua pasien menunjukkan peningkatan
konsentrasi, berkurangnya perilaku melamun, serta mampu mengikuti proses pembuatan gelang
dengan baik.
Sehingga dapat disimpulka n bahwa terapi okupasi membuat gelang menggunakan tali kur efektif
membantu menurunkan tingkat halusinasi pendengaran pada pasien gangguan jiwa. Perlu
disarankan agar terapi okupasi dijadikan salah satu terapi pendukung dalam pelayanan keperawatan
jiwa untuk membantu pasien mengontrol halusinasi pendengaran.
Kata Kunci : Terapi okupasi, halusinasi pendengaran, membuat gelang,Tali Kur
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan |
| Depositing User: | Ribta Barus Barus |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 02:11 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 02:11 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7831 |
