FAKTOR KELEBIHAN BERAT BADAN DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA TENAGA PENDIDIK DAN PERANGKAT SEKOLAH SMA NEGERI 1 SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO

BR KARO, HARIDAS ANASTASYA (2026) FAKTOR KELEBIHAN BERAT BADAN DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA TENAGA PENDIDIK DAN PERANGKAT SEKOLAH SMA NEGERI 1 SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER HARIDAS OKE.pdf - Published Version

Download (781kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (92kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (383kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (131kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (149kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Kelebihan berat badan dan asupan zat gizi makro yang tidak sesuai kebutuhan dapat berhubungan dengan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status gizi berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) dan asupan zat gizi makro dengan kadar gula darah puasa pada tenaga pendidik dan perangkat sekolah SMA Negeri 1 Simpang Empat Kabupaten Karo.
Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 40 sampel yang dipilih secara total sampling. Variabel penelitian meliputi IMT, asupan karbohidrat, protein, lemak, dan kadar gula darah puasa. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson.
Hasil penelitian menunjukkan 32,5% responden overweight dan 20% obesitas. Sebanyak 57,5% responden memiliki kadar gula darah puasa normal dan 42,5% tidak normal. Asupan karbohidrat kategori lebih sebesar 92,5% dan seluruh responden memiliki asupan protein kategori lebih. Tidak terdapat hubungan IMT dengan kadar gula darah puasa (r=0,12; p=0,460). Terdapat hubungan signifikan antara asupan karbohidrat (r=0,54; p=0,001), protein (r=0,34; p=0,027), dan lemak (r=0,61; p=0,001) dengan kadar gula darah puasa.
Disimpulkan bahwa IMT tidak berhubungan dengan kadar gula darah puasa, sedangkan asupan karbohidrat, protein, dan lemak berhubungan signifikan. Disarankan menerapkan pola makan seimbang dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kata kunci: IMT, zat gizi makro, gula darah puasa

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 18 Sep 2026 03:58
Last Modified: 18 Sep 2026 03:58
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7886

Actions (login required)

View Item
View Item