HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI PRODI SARJANA TERAPAN JURUSAN KEBIDANAN POLTEKES KEMENKES MEDAN

ALTHA, NATASYA (2026) HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI PRODI SARJANA TERAPAN JURUSAN KEBIDANAN POLTEKES KEMENKES MEDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER (1).pdf - Published Version

Download (692kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (145kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (281kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (269kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version

Download (221kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (91kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (168kB)

Abstract

Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu faktor yang berkaitan dengan kejadian dismenore adalah asupan zat besi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan penurunan kadar hemoglobin sehingga suplai oksigen ke jaringan uterus berkurang dan berpotensi meningkatkan kontraksi uterus yang memicu nyeri menstruasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Prodi Sarjana Terapan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Medan.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data asupan zat besi diperoleh menggunakan metode food recall 3×24 jam dan dianalisis dengan aplikasi NutriSurvey, sedangkan data kejadian dismenore diperoleh menggunakan formulir gejala dismenore. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Sebagian besar sampel memiliki asupan zat besi kategori kurang, yaitu sebanyak 22 orang (55%), sedangkan 18 orang (45%) memiliki asupan zat besi kategori baik. Berdasarkan tingkat dismenore, sebagian besar sampel mengalami dismenore sedang sebanyak 22 orang (55%), diikuti dismenore ringan sebanyak 17 orang (42,5%) dan dismenore berat sebanyak 1 orang (2,5%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara asupan zat besi dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Prodi Sarjana Terapan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Medan.
Adanya hubungan antara asupan zat besi dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Prodi Sarjana Terapan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Medan. Mahasiswi disarankan untuk meningkatkan konsumsi makanan sumber zat besi sesuai kebutuhan guna membantu menjaga kesehatan reproduksi dan mengurangi risiko dismenore. Pengelola pendidikan di jurusan kebidanan diharapkan dapat memberikan edukasi, pentingnya pemenuhan asupan zat besi yang dapat diperoleh dengan menrapakan pola menu seimbang bagi mahasiswi jurusan kebidanan.

Kata Kunci: asupan zat besi, dismenore, mahasiswi, food recall, kesehatan reproduksi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:06
Last Modified: 22 Sep 2026 03:06
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7932

Actions (login required)

View Item
View Item