HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN MANIS DAN KECUKUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI UPT SMP NEGERI 31 MEDAN

BATUBARA, PUTRI (2026) HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN MANIS DAN KECUKUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI UPT SMP NEGERI 31 MEDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (848kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (217kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (293kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (230kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (230kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (152kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Remaja rentan mengalami masalah gizi, gizi kurang maupun gizi lebih. Konsumsi makanan dan minuman manis serta kecukupan zat gizi makro dapat memengaruhi status gizi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan konsumsi makanan dan minuman manis serta kecukupan zat gizi makro dengan status gizi remaja di UPT SMP Negeri 31 Medan.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 228 siswa kelas IX dengan sampel 70 siswa menggunakan sampling acak sederhana. Konsumsi makanan dan minuman manis dikumpulkan menggunakan Semi Food Frequency Questionnaire (FFQ), kecukupan zat gizi makro diperoleh melalui food recall 24 jam selama tiga hari tidak berturut-turut, sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan IMT/U menggunakan WHO AnthroPlus. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan p<0,05.
Sebanyak 30 responden (42,9%) termasuk kategori sering mengonsumsi makanan dan minuman manis, sedangkan 40 responden (57,1%) kategori jarang. Kecukupan zat gizi makro kategori kurang yaitu 46 responden (65,7%), sedangkan 24 responden (34,3%) kategori normal. Status gizi terdiri dari gizi kurang 3 orang (4,3%), gizi baik 47 orang (67,1%), serta gizi lebih dan obesitas 20 orang (28,6%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi (p=0,000), serta kecukupan zat gizi makro dengan status gizi (p=0,000).
Terdapat hubungan konsumsi makanan dan minuman manis serta kecukupan zat gizi makro dengan status gizi remaja. Edukasi gizi perlu ditingkatkan agar siswa memilih jajanan sehat, membatasi makanan dan minuman tinggi gula, serta memenuhi zat gizi makro secara seimbang.

Kata Kunci: Makanan manis, minuman manis, zat gizi makro, status gizi, remaja

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 24 Sep 2026 06:58
Last Modified: 24 Sep 2026 06:58
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7979

Actions (login required)

View Item
View Item