Putri.S, Pradita Anggraini (2026) PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP ASUPAN ZAT GIZI DAN PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA BERMASALAH GIZI DI DESA DALU SEPULUH A KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
COVER PRADITA ANGGRAINI PUTRI.pdf - Published Version
Download (622kB)
BAB I SKRIPSI PRADITA ANGGRAINI PUTRI.pdf - Published Version
Download (165kB)
BAB II SKRIPSI PRADITA ANGGRAINI PUTRI.pdf - Published Version
Download (369kB)
BAB III SKRIPSI PRADITA ANGGRAINI PUTRI.pdf - Published Version
Download (280kB)
BAB IV SKRIPSI PRADITA ANGGRAINI PUTRI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (387kB)
BAB V SKRIPSI PRADITA ANGGRAINI PUTRI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (66kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN SKRIPSI PRADITA ANGGRAINI PUTRI.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Masalah gizi balita di Indonesia masih menjadi tantangan kesehatan karena berdampak langsung pada pertumbuhan dan daya tahan tubuh anak. Salah satu penyebabnya adalah asupan zat gizi yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal terhadap asupan zat gizi dan peningkatan berat badan balita bermasalah gizi di Desa Dalu Sepuluh A.
Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 20 anak usia 12–23 bulan yang bermasalah gizi. Intervensi berupa makanan tambahan berbahan pangan lokal, dengan siklus menu 7 hari (6 makanan kudapan dan 1 makanan lengkap) selama 14 hari berturut-turut dengan pemantauan kepatuhan konsumsi. Data asupan zat gizi diperoleh dengan food recall, sedangkan berat badan diukur menggunakan timbangan digital. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Dependent T-test.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada rata-rata asupan energi dari 595,4 kkal menjadi 749 kkal, protein dari 21 g menjadi 30,5 g, dan asupan lemak dari 31,9 g menjadi 39,6 g (P<0,05). Berat badan balita juga meningkat signifikan dari rata-rata 8,6 kg menjadi 8,9 kg (P<0,05).
Pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan asupan zat gizi dan berat badan balita bermasalah gizi. Disarankan produk makanan tambahan pada penelitian ini sebagai makanan selingan bagi balita bermasalah gizi.
Kata Kunci: PMT, pangan lokal, gizi balita
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 08:50 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 08:50 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7996 |
