Penerapan Teknik Woolwich Massage untuk Meningkatkan Produksi Asi pada ibu Postpartum Di Rsu Sufina Aziz

Hutabarat, Julia (2026) Penerapan Teknik Woolwich Massage untuk Meningkatkan Produksi Asi pada ibu Postpartum Di Rsu Sufina Aziz. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER JULI.pdf - Published Version

Download (843kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
2. BAB 1.pdf - Published Version

Download (425kB)
[thumbnail of BAB2] Text (BAB2)
3. BAB 2.pdf - Published Version

Download (860kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
4. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
5. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (646kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
6. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (990kB)
[thumbnail of HASIL TURNITIN] Text (HASIL TURNITIN)
8. TURNITIN.pdf - Published Version

Download (607kB)

Abstract

Latar Belakang:Produksi ASI yang tidak lancar merupakan salah satu masalah
yang sering dialami ibu postpartum, terutama pada ibu dengan bayi prematur.
Ketidaklancaran produksi ASI dapat menyebabkan kebutuhan nutrisi bayi tidak
terpenuhi secara optimal. Data UNICEF (2023), cakupan pemberian ASI eksklusif
secara global mencapai 48%. Di Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia (2021)
menunjukkan cakupan ASI eksklusif sebesar 52,5%, dengan beberapa provinsi
seperti DKI Jakarta (42,1%), Banten (45,3%), dan Bali (48,5%) masih memiliki
cakupan rendah. Sementara itu, berdasarkan Badan Pusat Statistik Provinsi
Sumatera Utara (2025), cakupan ASI eksklusif meningkat dari 66,42% pada tahun
2024 menjadi 70,33% pada tahun 2025. Salah satu upaya nonfarmakologis yang
dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan teknik Woolwich
Massage.Teknik ini dilakukan dengan pemijatan pada area sinus laktiferus untuk
merangsang hormon prolaktin dan oksitosin sehingga produksi ASI meningkat.
Tujuan: Bertujuan untuk menggambarkan penerapan teknik Woolwich Massage
dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum di RSU Sufina Aziz.
Metode: yang digunakan adalah studi kasus deskriptif terhadap dua orang ibu
postpartum primipara pada hari ke-2 setelah nifas dengan usia bayi prematur Ny.S
34 minggu dan Ny. F 35 minggu. Intervensi Woolwich Massage dilakukan selama
7 hari, dua kali sehari dengan durasi 15 menit. Pengukuran produksi ASI dilakukan
menggunakan gelas ukur satuan cc dan lembar observasi sebelum dan sesudah
dilakukan intervensi. Hasil: studi kasus menunjukkan peningkatan produksi ASI
pada kedua responden. Pada Ny.S, volume ASI meningkat dari 0 cc menjadi 55 cc,
sedangkan pada Ny.F volume ASI meningkat dari 0 cc menjadi 65 cc. Perubahan
ini terlihat sejak hari ketiga dan terus meningkat hingga hari ketujuh. Kesimpulan
dari penelitian ini adalah penerapan teknik Woolwich Massage efektif dalam
meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Saran: teknik ini dapat dijadikan
salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu mengatasi
masalah produksi ASI pada ibu postpartum.
Kata Kunci: Woolwich Massage, Produksi ASI, Ibu Postpartum

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan
Depositing User: Ribta Barus Barus
Date Deposited: 25 Sep 2026 01:30
Last Modified: 25 Sep 2026 01:30
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/8002

Actions (login required)

View Item
View Item