Pengaruh Senam Rematik Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Sendi Pada Rheumatoid Arthritis Di Upt Puskesmas Simalingkar Kota Medan

Simangunsong, Marella (2026) Pengaruh Senam Rematik Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Sendi Pada Rheumatoid Arthritis Di Upt Puskesmas Simalingkar Kota Medan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN] Text (COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN)
1. COVER - DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (899kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (343kB)
[thumbnail of BAB2] Text (BAB2)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (432kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (781kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (373kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA - TURNITIN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang
menyebabkan peradangan sendi, nyeri, dan keterbatasan aktivitas fisik. Di
Indonesia, kasus RA terus meningkat dan berdampak pada kualitas hidup
penderita. Salah satu terapi non-farmakologis yang efektif dan aman adalah senam
rematik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam rematik terhadap
penurunan intensitas nyeri sendi pada penderita RA. Penelitian menggunakan
desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest tanpa
kelompok kontrol. Sampel sebanyak 37 responden dipilih secara purposive
sampling. Intervensi dilakukan selama dua minggu sebanyak 6 sesi dengan durasi
30 menit, dan intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar
responden mengalami nyeri sedang sebanyak 26 responden (78,4%) dan setelah
intervensi mayoritas beralih ke nyeri ringan sebanyak 20 responden (54.1%).
Terdapat penurunan rerata skor nyeri dari 2,78 menjadi 1,76 dengan selisih 1,02
poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang berarti
senam rematik secara signifikan menurunkan intensitas nyeri sendi. Penelitian ini
menunjukkan bahwa senam rematik dapat dijadikan terapi alternatif dalam
manajemen nyeri sendi rheumatoid arthritis.
Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk mengimplementasikan senam
rematik dalam program rehabilitasi rutin. Penelitian lanjutan direkomendasikan
meneliti dengan kelompok kontrol, durasi lebih panjang dan media lain guna
memperkaya temuan ilmiah.
Kata Kunci : Rheumatoid arthritis, Skala nyeri, Senam rematik.
Daftar Bacaan : (2018-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan
Depositing User: Ribta Barus Barus
Date Deposited: 25 Sep 2026 07:41
Last Modified: 25 Sep 2026 07:41
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/8020

Actions (login required)

View Item
View Item