Aritonang, Elizabeth Handayani (2019) Pengaruh Terapi Musik terhadap Penurunan Keluhan Pre Menstruasi Sindrom di Smk Kesehatan Wirahusada Kota Medan Tahun 2019. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (721kB) | Preview
BAB 1.pdf - Published Version
Download (721kB) | Preview
BAB 2 (3).pdf - Published Version
Download (758kB) | Preview
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (725kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (747kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (705kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (766kB) | Preview
Abstract
Pre Menstruasi Sindrom (PMS) merupakan ganggguan siklus yang umum terjadi pada wanita muda dan pertengahan, ditandai dengan ketidaknyamanan atau keluhan-keluhan fisik dan psikologis, yang terjadi selama fase luteal pada siklus menstruasi atau akan mengalami 7-14 hari sebelum siklus menstruasi. Berbagai cara untuk membantu mengurangi keluhan PMS baik secara farmakologis maupun non farmakologis. Dimana secara non farmakologis dingunakan terapi musik, terapi musik adalah sebuah proses perlakuan dengan menggunakan musik untuk membantu meningkatkan dan mempertahankan kesehatan pasien secara fisikal, emosional, inteletual, sosial dan spiritual sehingga dapat menghasilkan relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Musik Terhadap Penurunan Keluhan Pre Menstruasi Sindrom Di SMK Kesehatan Wirahusada Kota Medan Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimental Design dengan tipe One Group Pretest-Postest tidak ada kelompok pembanding. Pengambilan sampel mengunakan teknik Purposive Sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi yang berjumlah 33 orang. Uji statistik yang dingunakan pada penelitian ini adalah Uji Wilcoxon dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluhan PMS sebelum terapi musik menunjukkan nilai rata-rata 16,58 dan keluhan PMS setelah terapi musik menunjukkan nilai rata-rata 8,00. Setelah dianalisis dengan Uji Wilcoxon diperoleh ρ value 0,00 < 0,05. Yang berarti terdapat pengaruh yang bermakna antara terapi musik terhadap penurunan keluhan pre menstruasi sindrom. Sebaiknya penderita yang mengalami PMS terapi musik merupakan cara non farmakologis yang mudah dan aman didapat untuk mengurangi keluhan penurunan PMS .
Kata Kunci : Pre Menstruasi Sindrom, Terapi Musik, Shortened Pre Menstrual Assesment Form (SPAF)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Sripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Medan |
| Depositing User: | MHS2 PKL USU |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 07:09 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 07:09 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5039 |
