SEMBIRING, MARTARANI (2020) STUDI LITERATUR EFEK ANTIFUNGI EKSTRAK DAUN KUNYIT (Curcuma domestica V.) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
21. KTI MARTARANI File 1.Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (392kB)
21. KTI MARTARANI File 2 . Bab I.pdf - Published Version
Download (163kB)
21. KTI MARTARANI File 3 .Bab II.pdf - Published Version
Download (525kB)
21. KTI MARTARANI File 4 .Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (340kB)
21. KTI MARTARANI File 5.Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (173kB)
21. KTI MARTARANI File 6 .Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (157kB)
21. KTI MARTARANI File 7.Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (641kB)
Abstract
Daun kunyit (Curcuma domestica V.) merupakan salah satu tanaman yang telah terbukti secara empiris memiliki efek antifungi untuk menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Daun kunyit (Curcuma domestica V.) mengandung senyawa yang berkhasiat sebagai obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin, dan zat- zat bermanfaat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya hambat efek antifungi ekstrak daun kunyit (Curcuma domestica V.) terhadap pertumbuhan
jamur Candida albicans dengan menggunakan metode maserasi dari 2 pelarut yang berbeda yaitu etil asetat dan etanol berdasarkan studi literatur yang didapat. Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian
kualitatif yaitu penelitian dengan metode deskripsi yang dimulai dengan mengumpulkan data, menganalisis data dan menginterprestasikannya. Metode deskriptif dalam pelaksanaannya dilakukan melalui: teknik survey,
studi komparatif, studi tentang waktu dan gerak.
Berdasarkan hasil penelitian aktivitas ekstrak dengan menggunakan pelarut etanol dan etil asetat daun kunyit terhadap jamur Candida albicans ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak semakin tinggi daya
hambat yang dihasilkan oleh ekstrak daun tersebut. Karena semakin tinggi konsentrasi maka larutannya lebih pekat sehingga senyawa-senyawa aktif dapat menghambat pertumbuhan jamur lebih maksimal dan daya hambat terbesar
adalah metode ekstraksi maserasi daun kunyit (Curcuma domestica V.) dengan daya hambat terbesar dihasilkan oleh larutan etil asetat.
Kata Kunci : Daun Kunyit (Curcuma domestica V.), Antifungi, Candida albicans
Daftar Bacaan : 13 (2000-2020)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 08:19 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 08:19 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5161 |
