Munthe, Aulia Sari (2023) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN TUBEX PADA PENDERITA DEMAM TIFOID DI RSU HAJI MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (819kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (116kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (207kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (64kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (108kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (36kB)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (854kB)
Abstract
Demam tifoid adalah infeksi sistemik yang disebabkan oleh Salmonella typhi
yang sering menyerang manusia pada bagian lambung dan usus serta dapat
ditularkan melalui penularan secara langsung maupun tidak langsung. Salmonella
typhi merupakan bakteri gram negatif, mempunyai flagella, tidak berspora,
bergerak dan tidak berfermentasi laktosa. Uji tubex adalah salah satu uji serologis
yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis infeksi bakteri Salmonella typhi. Uji
Tubex merupakan uji aglutinasi kompetitif semi kuantitatif kolorimetri. Tes ini
dapat mendeteksi adanya antibodi anti-Salmonella typhi O9 pada serum pasien.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Hasil Pemeriksaan
Tubex Pada Pasien Demam Tifoid di RSU Haji Medan.Jenis penelitian yang
digunakan bersifat deskriptif.Penelitian ini dilakukan di laboratorium RSU Haji
Medan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2023 - Juni
2023.Metodepemeriksaan yang digunakan adalah Metode Inhibition Magnetic
Binding Immunoassay (IMBI). Sampel dalam penelitian ini adalah serum darah
dari 30 orang pasien yang melakukan pemeriksaan test tubex demam tifoid di
RSU Haji Medan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel yang
diperiksa diperoleh hasil 13 sampel positif (43,3%), 10 sampel positif kuat
(33,3%) dan 7 sampel negatif (23,3%). Berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak
yaitu perempuan sebanyak 19 orang (63,3%) dan laki-laki 11 orang (36,7%). Usia
yang paling tinggi terkena demam tifoid yaitu usia 46-65 tahun (30%). Skor yang
paling sering ditemukan adalah skor 4 (indikasi demam tifoid) dengan frekuensi
13 orang (43,3%).
Kata Kunci : Demam tifoid, Salmonella typhi, Tubex
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 03:02 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 03:02 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5303 |
