Hasibuan, Rahmadani (2023) GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN MENGGUNAKAN SERUM DAN PLASMA DI RSUD PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (580kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (114kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (281kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (38kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (120kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (28kB)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang disebabkan oleh gagalnya
organ pankreas memproduksi jumlah hormon insulin sehingga menyebabkan
peningkatan kadar gula dalam darah. Glukosa darah adalah gula yang terdapat
dalam darah yang terbentuk dari karbohidrat yang dicerna dengan makanan dan
disimpan sebagai glikogen di hati dan otot rangka. Serum adalah bagian cair darah
yang tidak mengandung sel-sel darah dan faktor pembekuan darah. Plasma adalah
campuran darah dengan antikoagulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
serta menentukan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus dengan
menggunakan serum dan plasma di RSUD Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.
Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan
pada bulan April di Laboratorium RSUD Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang
dengan jumlah populasi penderita diabetes melitus sebanyak 21 orang masing�masing menggunakan sampel serum dan plasma. Jenis data yang digunakan yaitu
data primer dan sekunder. Metode pemeriksaan kadar glukosa darah
menggunakan metode enzimatik dengan alat DR-7000D. Analisa data
menggunakan SPSS versi 25. Data terlebih dahulu diuji menggunakan Uji
Normalitas untuk menentukan data berdistribusi normal. Kemudian data diuji
menggunakan Uji Independent Sample t-Test untuk mengetahui apakah terdapat
perbedaan rata-rata dua sampel yang tidak berpasangan dengan CI 95%. Hasil Uji
Independent Sample t-Test menunjukkan nilai p value yaitu 0.229 (p>0.05) yang
berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata rata sampel serum dan
sampel plasma. Dari hasil penelitian ini, disarankan dalam melakukan
pemeriksaan kadar glukosa darah dapat menggunakan sampel serum maupun
sampel plasma.
Kata Kunci : Diabetes, Glukosa Darah, Serum, Plasma
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 02:31 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 02:31 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5411 |
