HUTABALIAN, RANIA CENDANA (2023) FAKTOR- FAKTOR PENYEBAB KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RS JIWA PROF.DR. M ILDREM MEDAN TAHUN 2023. Diploma thesis, Poltekkes Kemnkes Medan.
COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (123kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Download (179kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (179kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (69kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (52kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Skizofrenia merupakan salah satu jenis gangguan jiwa berat dimana pasien tidak
mampu berpikir, merasakan, dan berperilaku dengan baik. Pasien skizofrenia
kebingungan dalam membedakan mana yang realita dan mana yang bukan
realita. Ketidakpatuhan minum obat dapat berdampak pada resiko kekambuhan
yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasien yang patuh.Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat
pada pasien skizofrenia.Penelitian dilakukan Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr.M Ildrem
Medan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross
sectional dengan pendekatan studi kasus. Variabel fokus dalam penelitian ini
adalah tentang ketidakpatuhan pasien minum obat yang dilihat dari faktor sikap
pasien, dukungan keluarga, dan faktor dukungan petugas kesehatan.
Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan telaah
dokumen. Observasi dilakukan diruang rehabilitasi atau ruang rawat inap Rumah
Sakit Jiwa Prof. Dr. M Ildrem. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien sendiri
merasa bahwa obat-obatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit terlalu
berlebihan karna membuat pasien tersebut merasa kaku dan ingin tidur terus.
Faktor lain adalah kurangnya dukungan dari keluarga dan petugas kesehatan
untuk minum obat secara teratur. Hasil penelitian menggunakan analisa univariat
menunjukan bahwa sikap pasien dalam menjalani pengobatan cukup patuh.Pada
hasil penelitian didapatkan dari faktor sikap pasien yang baiksebanyak 20 orang
(46.5%). Pada faktor dukungan keluarga didapatkan hasil dukungan keluarga
yang cukup sebanyak 19 orang (44,2%). Pada dukungan petugas kesehatan di
dapatkan bahwa dukungan petugas kesehatan yang baik sebanyak 25 orang
(58,1%). Disimpulkan bahwasannya tingkat kepatuhan minum obat pada pasien
skizofrenia adalah cukup.
Kata Kunci :Skizofrenia, Ketidakpatuhan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan |
| Depositing User: | Ribta Barus Barus |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 02:47 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 02:47 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5420 |
