BATE’E, KRISNA PRANATA (2023) GAMBARAN KEMAMPUAN MENGIKUTI SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN INTERVENSI KARTU GAMBAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU DI TUNAS HARAPAN MANDIRI TANJUNG ANOM. Diploma thesis, Poltekkes Kemnkes Medan.
COVER DAN DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (238kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (614kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (275kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (613kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (347kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Anak tunarungu yang mengalami kekurangan atau
kehilangan tingkat kemampuan mendengar yang disebabkan oleh
kerusukannya atau tidak berfungsinya sebagian alat pendengaran sehingga
mengalami kehambatan dalam perkembangan bahasanya (Prihatini Sutjihati,
2018). WHO (2017) menunjukkan bahwa lebih dari satu miliar orang di
perkirakan mengalami kecacatan atau disabilitas berarti sekitar 15% dari
pendudukan di dunia mendapatkan penduduk Indonesia yang menyandang
disabilitas sebesar 2 45%. Peningkatan dan penurunan persentase
penyandang di pengaruhi adanya perubahan konsep dan definisi Depdiknas
2008 menyatakan bahwa Anak Berkebutuhan Khusus dengan karakteristik
khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukkan
pada suatu ketidak mampuan mental, emosi atau fisik. Tujuan: Untuk
mengetahui Gambaran Kemampuan Mengikuti Instruksi Sebelum Dan
Sesudah Dilakukan Intervensi Kartu Gambar Pada Anak Berkebutuhan
Khusus Tunarungu Di Tunas Harapan Mandiri Tanjung Anom Tahun 2023.
Metode: Penelitian ini menggunakan jenis Deskriptif kuantitatif yaitu metode
penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan gambaran
deskriptif suatu objek yang diteliti atau mendeskripsikan Kemampuan
Mengikuti Instruksi Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Intervensi Kartu Gambar
Pada ABK Tunarungu Di Tunas Harapan Mandiri Tanjung Anom. Hasil:
Penelitian ini dapat diketahui tingkat pengetahuan Anak Berkebutuhan Khusus
Tunarungu usia masa remaja awal 14-16 tahun sebelum diberikan intervensi
kartu gambar sebagian adalah tingkat pengetahuannya kurang sebanyak 17
responden (68%) dan sesudah melakukan intervensi kartu gambar kepada
Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu sebagian besar adalah pengetahuan
cukup sebanyak 3 responden (12%), baik 20 responden (80%) dan kurang
sebanyak 2 responden (8%).
Kata Kunci : Kemampuan, kartu gambar, intervensi, anak berkebutuhan
khusus tunarungu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Keperawatan Medan > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Medan |
| Depositing User: | Ribta Barus Barus |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 04:57 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 04:57 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5529 |
